Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Festival Bandeng Jelak Jadikan Primadona Kuliner Kota Pasuruan

Jawanto Arifin • Jumat, 26 November 2021 | 13:15 WIB
FRESH: Dra. Hj Fatma Saifullah Yusuf Ketua TP PKK Kota Pasuruan (dua dari kanan) menunjukkan bandeng jelak super dalam Festival Bandeng Jelak. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)
FRESH: Dra. Hj Fatma Saifullah Yusuf Ketua TP PKK Kota Pasuruan (dua dari kanan) menunjukkan bandeng jelak super dalam Festival Bandeng Jelak. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)
Bandeng jelak tak pernah berhenti dipromosikan Pemkot Pasuruan. Rabu (24/11) lalu Dinas Perikanan menggelar Festival Bandeng Jelak. Festival yang digelar di Gedung Kesenian Darmoyudho ini berisi rangkaian acara. Mulai dari talk show Hari Ikan Nasional (Harkannas), lomba olahan bandeng, lomba bandeng super sampai Gebyar Festival.

----------------------

FESTIVAL Bandeng Jelak yang sudah digelar di tahun kedua ini bertemakan “Bandeng Jelak Menjadi Tuan Rumah di Kotanya Sendiri”. Sehingga mulai dari menebar benih, pengolahan sampai pemasarannya, bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Pasuruan dan membumi di kotanya sendiri.

Photo
Photo
DUKUNG JADI IKON: Wali Kota Pasuruan Drs. H. Saifullah Yusuf saat mengisi sambutan. Dia berharap makin banyak olahan bandeng jelak sehingga bandeng jelak menjadi salah satu ikon Kota Pasuruan yang menggerakkan perekonomian. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
PERSUASIF: Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti, S.Sos, MM mengajak hotel, restoran dan tempat makan di Kota Pasuruan menyediakan menu olahan bandeng jelak. Agar bandeng jelak menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)



Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf berharap, Festival Bandeng Jelak di tahun depan bisa lebih meriah dan dimulai di Dusun Jelak. Termasuk diadakan karnaval dengan harapan bisa lebih meriah. “Sehingga kita bisa memperkenalkan bandeng jelak ini ke daerah lain, bahkan ke seluruh Indonesia,” harap Gus Ipul, panggilan akrabnya.

Meskipun kapasitas produksi masih lebih kecil dibandingkan daerah lain seperti Gresik dan Sidoarjo, namun bandeng jelak memiliki keunggulan. Di antaranya rasa lebih renyah dan gurih serta tidak ada bau tanah. Hal inilah yang harus ditonjolkan.

Photo
Photo
PEMENANG LOMBA: Wali Kota Pasuruan Drs. H. Saifullah Yusuf (lima dari kiri) dan Wakil Wali Kota Adi Wibowo, S.TP. M.Si (lima dari kanan) menunjukkan hasil bandeng jelak super bersama para pemenang Lomba Bandeng Super. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Gus Ipul mengajak ibu-ibu PKK dan ibu-ibu lainnya bisa membuat masakan olahan yang khas untuk bandeng jelak. Sehingga petambak bisa lebih semangat jika peminat bandeng jelak makin banyak. “Kami mengharapkan bandeng jelak menjadi salah satu ikon Kota Pasuruan yang menggerakkan perekonomian,” harapnya.

Ke depan, Pemkot Pasuruan bakal membuat Kampung Bandeng Jelak. Saat ini kajian sudah selesai sehingga mulai tahun 2022 akan mulai dikerjakan tahap demi tahap. Gus Ipul juga berharap ada keterlibatan petambak muda atau petambak milenial. Agar ada regenerasi yang ikut mengembangkan potensi lokal daerah, termasuk bandeng jelak.

Photo
Photo
SUPPORT: Wakil Wali Kota Adi Wibowo, S.TP. M.Si memberikan apresiasi kepada pemenang lomba olahan bandeng di Festival Bandeng Jelak Rabu (24/11) malam. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)



Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti mengatakan, dalam festival Rabu lalu, ada 2 jenis lomba yaitu lomba. Yakni olahan bandeng jelak yang diikuti oleh ibu-ibu HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) dan juga lomba bandeng super yang diikuti oleh para petambak di Kota Pasuruan.

Potensi bandeng jelak sangat tinggi karena Kota Pasuruan memiliki lahan tambak seluas 651 hektare. Atau mencapai 17 persen dari total wilayah dengan produksi bandeng mencapai 1.600 ton per tahun.

Photo
Photo
BERAGAM PRODUK: Olahan bandeng jelak yang dibuat oleh peserta lomba diharapkan bisa mendongkrak ekonomi Kota Pasuruan. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
HADIR: Gebyar Festival Bandeng Jelak dihadiri Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Petambak Kota Pasuruan, PKK sampai pelaku usaha mulai hotel, restoran dan tempat makan Kota Pasuruan. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

“Saat ini kami juga mengundang seluruh restoran, hotel dan tempat makan di Kota Pasuruan. Harapannya, bisa menjadikan olahan bandeng jelak sebagai primadona menu utamanya. Sehingga bandeng jelak bisa menjadi tuan rumah di kotanya sendiri,” ujarnya. (eka/*) Editor : Jawanto Arifin
#umkm kota pasuruan #perikanan kota pasuruan #bandeng jelak