----------------------
FESTIVAL Bandeng Jelak yang sudah digelar di tahun kedua ini bertemakan “Bandeng Jelak Menjadi Tuan Rumah di Kotanya Sendiri”. Sehingga mulai dari menebar benih, pengolahan sampai pemasarannya, bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Pasuruan dan membumi di kotanya sendiri.
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf berharap, Festival Bandeng Jelak di tahun depan bisa lebih meriah dan dimulai di Dusun Jelak. Termasuk diadakan karnaval dengan harapan bisa lebih meriah. “Sehingga kita bisa memperkenalkan bandeng jelak ini ke daerah lain, bahkan ke seluruh Indonesia,” harap Gus Ipul, panggilan akrabnya.
Meskipun kapasitas produksi masih lebih kecil dibandingkan daerah lain seperti Gresik dan Sidoarjo, namun bandeng jelak memiliki keunggulan. Di antaranya rasa lebih renyah dan gurih serta tidak ada bau tanah. Hal inilah yang harus ditonjolkan.
Gus Ipul mengajak ibu-ibu PKK dan ibu-ibu lainnya bisa membuat masakan olahan yang khas untuk bandeng jelak. Sehingga petambak bisa lebih semangat jika peminat bandeng jelak makin banyak. “Kami mengharapkan bandeng jelak menjadi salah satu ikon Kota Pasuruan yang menggerakkan perekonomian,” harapnya.
Ke depan, Pemkot Pasuruan bakal membuat Kampung Bandeng Jelak. Saat ini kajian sudah selesai sehingga mulai tahun 2022 akan mulai dikerjakan tahap demi tahap. Gus Ipul juga berharap ada keterlibatan petambak muda atau petambak milenial. Agar ada regenerasi yang ikut mengembangkan potensi lokal daerah, termasuk bandeng jelak.
Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti mengatakan, dalam festival Rabu lalu, ada 2 jenis lomba yaitu lomba. Yakni olahan bandeng jelak yang diikuti oleh ibu-ibu HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) dan juga lomba bandeng super yang diikuti oleh para petambak di Kota Pasuruan.
Potensi bandeng jelak sangat tinggi karena Kota Pasuruan memiliki lahan tambak seluas 651 hektare. Atau mencapai 17 persen dari total wilayah dengan produksi bandeng mencapai 1.600 ton per tahun.
“Saat ini kami juga mengundang seluruh restoran, hotel dan tempat makan di Kota Pasuruan. Harapannya, bisa menjadikan olahan bandeng jelak sebagai primadona menu utamanya. Sehingga bandeng jelak bisa menjadi tuan rumah di kotanya sendiri,” ujarnya. (eka/*) Editor : Jawanto Arifin