PROBOLINGGO, Radar Bromo - Sejumlah persiapan dilakukan kepolisian menghadapi lebaran.
Polres Probolinggo Kota misalnya. Sebanyak 154 personel bakal dikerahkan, untuk mengawal momen mudik tahun ini.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, menjelaskan pengerahan personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini dilakukan, untuk memastikan arus mudik berjalan lancar. Serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kepolisian tak akan bekerja sendirian. Karena, akan melibatkan personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD, KSOP, PLN, Telkom, ORARI, Linmas hingga Pramuka
“Seluruh personel nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama arus mudik hingga arus balik lebaran,” ujarnya.
Untuk mendukung pengamanan arus mudik, Polres Probolinggo Kota juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik strategis.
Di antaranya Pos Pengamanan Meteor di samping Kantor Wali Kota Probolinggo, Pos Pengamanan Gladser di Bundaran Gladak Serang, Pos Pengamanan Rest Area Tongas, serta Pos Pengamanan Rest Area Tol KM 819.
“Selain itu juga disiapkan Pos Terpadu Pelabuhan yang melibatkan berbagai instansi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut,” sebut Rico.
Kapolres Probolinggo Kota juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan lalu lintas.
Sementara itu, Polres Pasuruan Kota meminta masyarakat waspada pada titik rawan banjir yang bisa menjadi penyebab kemacetan.
Ada dua ruas jalan yang masuk rawan banjir di wilayah Kota Pasuruan. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, menguraikan, dua titik rawan banjir tersebut, yakni Jalan Raya Karangketug, yang diakibatkan luapan Kali Welang dan Jalan Raya Ir Juanda, imbas luapan Kali Petung.
Saat air sungai meluap, jalan nasional ini bisa tergenang. Akibatnya, bisa menimbulkan kemacetan.
"Selalu waspada saat bepergian untuk mudik dan balik ke kota asal. Jaga keselamatan itu terpenting," tutur Kapolres. (gus/riz/one)
Editor : Jawanto Arifin