Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kantor Imigrasi Resmi Berdiri di Pasuruan, Pengurusan Paspor Bisa Lebih Dekat

Iwan Andrik • Kamis, 5 Februari 2026 | 18:04 WIB
TINJAU: Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo disela-sela peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan. Pengurusan paspor kini bisa lebih dekat, seiring dengan hadirnya Kantor Imigrasi
TINJAU: Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo disela-sela peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan. Pengurusan paspor kini bisa lebih dekat, seiring dengan hadirnya Kantor Imigrasi

BANGIL, Radar Bromo – Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu jauh-jauh lagi untuk mengurus paspor.

Sebab, di Bangil, Kabupaten Pasuruan, kini berdiri Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan.

Kemarin (5/2), kantor tersebut diresmikan. Hal ini menandai, pemfungsian kantor imigrasi tersebut.

Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo menguraikan dibukanya Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan ini akan bermanfaat besar.

Karena bisa membantu masyarakat Pasuruan, baik kota maupun Kabupaten yang ingin membuat paspor untuk bepergian ke luar negeri.

"Baik yang hendak umroh, perjalanan dinas ataupun travelling sangat terbantu karena tidak lagi harus ke Malang atau kota lainnya untuk membuat paspor,” jelasnya.

Ia memandang, layanan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Mengingat, kebutuhan masyarakat akan layanan keimigrasian terus meningkat.

Tak hanya dalam pengurusan paspor, tetapi juga dokumen perjalanan maupun layanan bagi warga negara asing.

"Kami sangat berterima kasih pada Dirjen Imigrasi yang telah menyetujui pembangunan Kantor Imigrasi di Pasuruan. Mengingat, dengan perkembangan mobilitas masyarakat, dunia usaha, pendidikan dan investasi, permintaan layanan pembuatan paspor terus meningkat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono berharap agar kolaborasi dan sinergitas dengan Pemkab Pasuruan dapat terus dijaga dan dikembangkan. 

Sehingga tidak berhenti sampai di sini, tapi jumlah layanan keimigrasian akan semakin banyak. 

Hingga saat ini, jumlah unit kerja imigrasi di wilayah Jatim mencapai 12 UPT Keimigrasian. 

"Semakin banyak, maka layanan keimigrasian akan menjadi lebih dekat, mudah, dan cepat. Juga untuk fungsi kepangawasan khususnya WNA yang berada di wilayah kerja Kantor Pasuruan bisa lebih efektif dan optimal," ungkapnya. (one)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#imigran #Mas Rusdi #bupati #paspor #wna #kantor imigrasi