PASREPAN, Radar Bromo-Niat Ahmad Ali, warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan untuk makan sempat tertunda.
Itu setelah ia dikejutkan oleh suara ledakan bondet di depan rumahnya Selasa (16/9) malam lalu. Saat ini, polsek Pasrepan masih memburu pelaku pelemparan bondet itu.
Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, rumahnya mengalami kerusakan akibat terkena ledakan bondet ini. Tembok rumahnya retak hingga menyebabkan keramik lantai berlubang.
Polsek Pasrepan sudah mengamankan sejumlah barang bukti (BB) di lokasi kejadian. Polisi juga memasang garis polisi.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko menyebut selasa malam itu, Ahmad Ali sedang ngopi bersama temannya, Misnadi di teras rumahnya sekitar pukul 20.00.
Mereka sempat ngobrol selama dua jam jam, sebelum akhirnya Misnadi pamit pulang. Sementara Ahmad memilih di teras bermain handphone.
Sekitar pukul 23.00, Ahmad memutuskan masuk ke dalam rumah karena ingin makan. Ia mengunci pintu depan dan menuju dapur.
Saat itulah dia mendengar ada suara ledakan yang diduga bondet dari depan rumahnya. Ia mengecek dan melihat dari balik jendela banyak asap warna putih tebal.
"Setelah asapnya hilang, Ahmad keluar rumah dan melihat kondisi rumahnya usai dilempar bondet. Namun, ia tidak melihat siapapun di situ," katanya.
Perwira dengan dua setrip di pundaknya ini menuturkan kondisi di dekat rumah dan jalan desa saat itu sedang sepi.
Kebetulan saat kejadian memang sudah tengah malam. Tidak ada yang terluka, namun ia mengalami kerugian materiil.
Tembok rumah retak sekitar 20 sentimeter, satu buah salon yang diletakkan di teras rusak serta satu buah keramik berlubang.
Ia menyebut korbabn sudah melaporkan kejadian ini pada polsek pasrepan. Dan anggota polsek Pasrepan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah BB. Diantaranya, pecahan batu kecil, plastik putih, lakban hitam dan isolasi kertas putih.
"Olah TKP sudah dilakukan, sementara masih penyelidikan. Kami masih memburu pelaku," jelas Kasi Humas. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto