TEGALSIWALAN, Radar Bromo-Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan raya Leces, sempat ambrol setelah ada truk parker beberapa waktu lalu. Tembok yang ambrol itu sudah dibenahi.
Perbaikan TPT yang berlokasi di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan tersebut dibangun lebih kokoh. Ini untuk menghindari kejadian berulang.
Pengawas Jalan PPK 1.3 Provinsi Jawa Timur, Ahmad Riyanto mengatakan bahwa ketebalan fondasi dan cor pada bangunan TPT ditambah. Sebelumnya, ketebalan batu fondasi hanya 30 sentimeter, kini ditambah menjadi 40 sentimeter. Ketebalan cor dulunya adalah 20 sentimeter, ditambah menjadi 30 sentimeter. “Kami buat dua kali lebih kokoh lah, dibanding yang sebelumnya,” katanya.
Meski begitu, kata Yanto, panggilannya pihaknya mengimbau agar tak ada lagi truk yang parkir di bahu jalan.
Selain berbahaya bagi pengendara lain juga dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan jalan.
Terbukti, belum ada setahun bangunan tersebut sudah ambrol karena sering dipakai parkir oleh truk dengan tonase besar.
“Walau sudah dibangun lagi dan dibuat tebal, jangan dipakai parkir lagi karena akan membuat bangunan tidak awet,” lanjutnya.
Perbaikan TPT tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab pengemudi atau perusahaan truk yang parkir yang membuat ambrol.
Karena tidak ada yang bertanggung jawab, akhirnya perbaikan dilakukan oleh rekanan yang dulu mengerjakan proyek tersebut yaitu CV Rajendra. Sebab memang masih dalam masa pemeliharaan.
“Kami coba lobi CV-nya. Awalnya sulit karena ada penyebabnya, karena truk parkir. Sedangkan truknya tidak tahu milik siapa,” jelasnya. (mg/fun)
Editor : Abdul Wahid