KEJAYAN, Radar Bromo-Aksi kejahatan jalanan di wilayah Kabupaten Pasuruan belum surut. Pelakunya bahkan makin tega karena melukai korbannya.
Senin (17/2) lalu Pelaku membacok korban hingga luka robek. Korban bahkan harus naik meja operasi.
Kali ini yang jadi korbannya adalah Nadif, 23, asal Desa Lorokan, Kecamatan Kejayan. Dia mengalami luka robek akibat bacokan pelaku di paha kirinya hingga harus menjalani operasi di RSUD Bangil.
Insiden itu dialami korban, Senin sore. Dia dibegal oleh dua pelaku di Jalan Dusun Kerikilan, Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan. Korban juga apes karena motor yang dibegal pelaku, milik temannya.
Informasinya, sebelum dibegal, korban dijemput oleh kawannya yang bernama Saipul, 23, warga Dusun Karangtengah, Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan.
Keduanya hendak ke rumah Fikri, 17, warga Dusun Kerikilan, Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan.
Tiba di rumah Fikri, korban bersama Fikri lalu hendak pergi ke rumah temannya di Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan.
Mereka mengendarai motor Honda Vario putih hitam tahun 2016 milik Saipul. Sedangkan Saipul menunggu di rumah Fikri.
Korban bersama Fikri lalu pulang dari Pasrepan. Hingga sekitar pukul 14.00, mereka dibuntuti dua orang tak dikenal yang mengendarai Beat. Kedua pelaku mengenakan masker.
Entah mengapa tiba-tiba korban dibacok oleh pelaku yang posisinya di boncengan.
Setelah itu, kedua pelaku memaksa korban turun sembari menghadang korban menggunakan motor. Korban lalu diancam menggunakan sajam jenis celuritnya.
Karena ketakutan korban dengan terpaksa turun dan menyerahkan motornya. Pelaku lalu membawa kabur motornya.
“Korban saat itu terbaring akibat luka bacok. Temannya yang di boncengan (Fikri, red) tidak apa-apa,” beber Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.
Insiden itu diketahui warga sekitar. Warga langsung berdatangan seraya membawa korban untuk segera mendapat pertolongan medis. Korban dibawa ke RSUD Bangil.
Lukanya cukup parah. Di bagian paha kirinya robek akibat dibacok pelaku. Rencananya Kamis (20/2) korban akan menjalani operasi di RSUD Bangil.
Atas insiden tersebut, Polsek Kejayan bersama Polres Pasuruan langsung melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.
Dari informasi yang dihimpun, kepolisian saat ini mengantongi orang yang dicurigai menjadi pelaku.
Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah membenarkannya, dalam kasus ini sudah ada orang yang dicurigai. Perkembangannya masih dalam penyelidikan.
“Masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid