REJOSO, Radar Bromo-Sopir mobil Xenia yang tertabrak Kereta Api (KA) Sri Tanjung di Dusun Wonowoso, Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan hanya alami luka ringan. Meski begitu, ia Nampak syok.
Sang sopir yang bernama R Panuju K, 54 itu memandangi mobil Xenia warna putih bernopol L 1687 IY yang barusan ia kendarai dalam kondisi terbalik.
Mobil itu alami ringsek cukup parah. Sebab, usai tertemper KA Sri Tanjung, mobil sempat terseret beberapa meter.
Sang sopir Xenia sendiri mengaku tak mengetahui medan lokasi kecelakaan. Maklum, ia baru lewati lokasi kejadian.
Sang sopir Xenia merupakan warga Jalan Mataram, Desa/ Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
Rabu siang (11/12) ia berniat melihat tambak udangnya di kawasan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Sang sopir mengaku, belum hafal menuju lokasi tambaknya itu. Ia pun mengikuti lintasan pada google maps.
Biasanya, ia ke tambak udangnya lewat Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso.
Namun, karena siang itu korban sendirian, ia mengandalkan google maps. Oleh Maps, korban dilewatkan di Dusun Wonowoso, Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan itu.
“(Untuk ke tambak udang) Bisa lewat sini (Dusun Wonowoso) juga, tapi lebih enak di lewat Jarangan,” ujar saksi As’ad 42 warga sekitar yang kebetulan berada di sekitar lokasi.
Nah, saat melintas itu, korban tak paham medan. Alhasil roda belakang mobilnya pun terperosok saat hendak melintasi perlintasan sebidang itu.
Apesnya, pada saat bersamaan juga melaju KA Sri Tanjung. Tabrakan pun tak bisa dihindai.
Saksi lainnya Syahrul Mukhtar 42 menjelaskan, saat kejadian, relawan lalu lintas sedang di Jalan Pantura membantu menyebrangkan pengendara.
Nah, tiba-tiba ada mobil menyangkut di rel KA. “Saya teriakk wooyyy seporrr,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Namun setelah tertabrak itu sopir baik-baik saja. Korban lalu mendapat perawatan di Puskesmas Rejoso.
Diketahui, Kecelakaan kereta api (KA) kembali terjadi di perlintasan sebidang Dusun Wonowoso, Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Rabu siang (11/12), sebuah mobil tertemper KA 224 Sri Tanjung. Meski mobil Xenia bernopol L 1687 IY rusak parah, namun tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sang sopir mobil berwarna putih itu berhasil keluar dan menyelamatkan diri, sesaat sebelum KA tertabrak.
Sementara itu, Polsuska Daop 9 Jember Prasetiyo Eko menyatakan, menurut keterangan ASP pada saat KA 244 sri Tanjung akan melintas Petak Ro-Ps sudah berkali-kali membunyikan S35 atau bel KA.
Tiba-tiba, ada kendaraan melintas dari arah selatan ke utara nyelonong tanpa berhenti dan melihat kanan kiri perlintasan. Karena jarak sangat dekat, mobil tertemper KA.
“Pada saat kejadian Penjaga swadaya masyarakat tidak ada di lokasi JPL,” katanya.
Karenanya dirinya meluncur ke lokasi untuk amankan lokasi, melaporkan kejadian ke Polsek Rejoso dan Unit Laka Polres Pasuruan Kota.
Serta mengamankan jalur dan lokasi dari kerumunan warga. “Rambu-rmbu lengkap, EWS tiada, palang pintu manual tersedia,” katanya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi