KRAKSAAN, Radar Bromo-Pasangan calon (paslon) Muhammad Haris-Fahmi AHZ sudah mengklaim unggul dalam quick count versi mereka.
Lalu bagaimana dengan nasib paslon Zulmi-Rasit yang menjadi rival kontestasi mereka atas klaim itu?
Berdasarkan informasi yang diterima media, Zulmi mengakui kekalahan itu. Bahkan paslon yang didukung PDI Perjuangan dan NasDem itu, merilis pernyataan mereka.
Dalam surat itu bertuliskan: Hasil Hitung Cepat Pilkada: Mas Zulmi Tetap Menjunjung Tinggi Demokrasi
Hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Probolinggo hari ini memberikan gambaran sementara yang belum sesuai dengan harapan pasangan calon nomor urut 01, Mas Zulmi dan Haji Rasit (ZR).
Meski demikian, perjuangan dan kerja keras seluruh tim dan masyarakat pendukung patut diapresiasi setinggi-tingginya.
"Kami menghormati hasil sementara ini sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat. Terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo atas kepercayaan, doa, dan dukungannya selama proses ini berlangsung," ujar Mas Zulmi.
Mas Zulmi juga menegaskan bahwa timnya akan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
"Proses demokrasi ini adalah milik kita semua, dan apapun hasilnya, Kabupaten Probolinggo harus tetap bersatu. Mari kita jaga persaudaraan dan kondusivitas," tambahnya.
Sebagai seorang pemimpin muda, Mas Zulmi tetap berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Probolinggo melalui berbagai jalur dan inisiatif yang ada.
Dari informasi yang dihimpun, tim pemenangan Zulmi-Rasit memang tidak seperti paslon Sae yang membuka quick count di hadapan media.
Namun dari informasi yang didapat dari tim pemenangan, sampai pukul 18.30 berdasar data saksi, paslon ZR memperoleh suara 41.808. Sedangkan Gus Haris-Lora Fahmi atau paslon Sae memperoleh suara 167.809. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto