Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

E-Portal Pasar Kebonagung Tak Dilanjut, Dialihkan untuk Terminal Wisata Kota Pasuruan

Fahrizal Firmani • Selasa, 4 Juni 2024 | 14:34 WIB
TAK DILANJUT: E-portal di Pasar Kebonagung ini tidak akan dilanjutkan. Selanjutnya, e-portal akan dipindah ke Pasar Wisata Kota Pasuruan.
TAK DILANJUT: E-portal di Pasar Kebonagung ini tidak akan dilanjutkan. Selanjutnya, e-portal akan dipindah ke Pasar Wisata Kota Pasuruan.

PASURUAN, Radar Bromo - Kebijakan e-portal di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, akhirnya tidak dilanjutkan.

Namun, e-portal tetap akan digunakan. Rencananya, e-portal itu akan dipindah ke Terminal Wisata.

Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan masyarakat dengan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. Masyarakat saat itu minta pada wali kota agar e-portal tidak dilanjutkan.

 “Kami mengikuti keinginan dari masyarakat saat audiensi dengan Wali Kota Saifullah Yusuf, beberapa waktu lalu. Sesuai kesepakatan saat itu, e-portal tidak akan berlanjut,” terang Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Heri Dwi Jatmiko melalui Kabid Pasar Slamet.

Namun, ditegaskan Slamet, e-portal tetap akan difungsikan. Sesuai koordinasi dengan sejumlah instansi, e-portal ini akan dipakai oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Dipasang di Terminal Wisata.

Sebagai informasi, uji coba penerapan e-portal di Pasar Kebonagung Kota Pasuruan sejak 1 Januari 2014, sempat diprotes warga pasar.

Mereka lantas mendatangi Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf dan mengeluhkan uji coba e-portal.

Karena pemasangan e-portal itu, pembeli yang masuk ke pasar berkurang. Sehingga, penjualan para pedagang juga jauh berkurang.

Pembeli yang dimaksud tidak hanya orang yang sengaja datang ke pasar untuk belanja. Namun, juga warga sekitar dan para pelajar yang sengaja melewati pasar sebagai jalan pintas.

Berbeda dengan kondisi di Pasar Kebonagung yang heterogen, menurut Slamet, pemasangan e-portal di Terminal Wisata akan lebih mudah.

Sebab, terminal ini hanya digunakan untuk akses keluar masuk peziarah yang datang untuk melakukan wisata religi.

“Kalau di Pasar Kebonagung kan tidak hanya pembeli dan penjual yang keluar masuk pasar. Ada anak sekolah dan masyarakat yang sengaja melewati Pasar Kebonagung sebagai jalan pintas,” jelas Slamet.

Kasi Parkir Dishub Kota Pasuruan Deddy menambahkan, e-portal ini akan dipasang di pintu masuk utara dan pintu keluar barat di Terminal Wisata.

Pemasangan e-portal akan memudahkan Dishub Kota Pasuuran dalam mengamankan terminal setempat.

“Selama ini, di pintu masuk dan keluar itu ada portal manual. Nanti kalau dipasang e-portal, portal manual ini tidak akan dilepas,” terang Deddy. (riz/hn)

Editor : Achmad Syaifudin
#kota pasuruan #pasar kebonagung #Terminal Wisata #E-Portal