PRIGEN, Radar Bromo - Kebakaran hutan di wilayah Arjuno, Ringgit, dan Welirang memang telah dipadamkan. Meski begitu, jalur pendakian gunung di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo tak serta merta langsung dibuka lagi.
“Meskipun apinya sudah padam, jalur pendakian masih ditutup sementara untuk umum. Baik ke Arjuno maupun Welirang,” ujar Kepala Resort 03 Pasuruan Khoirul.
Penutupan sementara jalur pendakian itu, berlaku di semua pos izin pendakian. Mulai pos Tretes, Prigen, dan Tambakwatu, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Juga Lawang, Kabupaten Malang dan Sumber Brantas, Kota Batu. Termasuk pula di Claket, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Jalur pendakian sendiri ditutup sejak 26 Agustus lalu. Sepanjang tahun ini jalur pendakian Arjuno-Welirang sudah beberapa kali ditutup karena kebakaran hutan.
“Ini demi kebaikan bersama, terutama keselamatan para pendaki. Jadi, tunggu evaluasi dan perkembangan di lapangan dulu. Memungkinkan tidak, bila dibuka kembali jalur pendakiannya,” kata Khoirul.
Pasca karhutla, sejumlah langkah ditempuh. Di antaranya, patroli dan mitigasi bencana lain akibat kebakaran. Juga antisipasi perburuan liar.
“Langkah-langkah ini yang kami lakukan di lapangan, pasca karhutla Gunung Arjuno, Ringgit, dan Welirang,” bebernya. (zal/mie)
Buka-Tutup Jalur Pendakian Arjuno-Welirang karena Karhutla
25 Mei
Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup lantaran ada kebakaran hutan di Blok Gumandar, Jatiarjo, Prigen. Serta di Lumbangrejo, Prigen.
29 Mei
Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang kembali dibuka usai karhutla padam keseluruhan.
21 Juni
Jalur pendakian Arjuno-Welirang kembali ditutup imbas kebakaran hutan di kawasan Pondokan Pecalukan, Prigen.
30 Juni
Jalur pendakian Arjuno-Welirang kembali dibuka usai karhutla padam keseluruhan.
26 Agustus
Jalur pendakian Arjuno-Welirang ditutup usai terjadi kebakaran hutan yang cukup parah. Hingga kini, jalur pendakian masih belum dibuka lagi.