Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sulap Got jadi Spot Mancing untuk Lomba Agustusan, Wujud Merdeka dari Banjir

Agus Faiz Musleh • Senin, 21 Agustus 2023 | 17:45 WIB

 

MERDEKA DARI BANJIR: Warga di RW 6 Kelurahan Semampir, Kraksaan saat beradu skil memancing di selokan.
MERDEKA DARI BANJIR: Warga di RW 6 Kelurahan Semampir, Kraksaan saat beradu skil memancing di selokan.
 

KRAKSAAN, Radar Bromo– Berbagai macam cara memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia. Di kampung-kampung masih banyak lomba yang digelar. Tak terkecuali di RW 6 Kelurahan Semampir. Warga menggelar lomba yang cukup aneh yakni memancing di got atau saluran air.

Lomba yang digelar Sabtu (19/8) malam itu menyedot animo masyarakat. Bagi panitia, lomba ini sejatinya memberikan pesan tersendiri. Lomba mancing lele  ini menandakan bahwa warga sudah merdeka dari  genangan air hujan penyebab banjir.

Lokasi got yang digunakan panjangnya 30 meter yang berada di depan rumah warga. Got  tersebut merupakan lokasi langganan terjadinya genangan air cukup parah ketika musim hujan. Penyebabnya ditengarai karena drainase tak mampu menampung air hujan dikarenakan dipenuhi dengan endapan dan sampah.

“Kami sangat mengapresiasi panitia yang berhasil menyulap drainase yang awalnya penuh endapan lumpur dan sampah, menjadi drainase bersih dan terawat,” Kata Lurah Semampir, Kraksaan, Khozaymi Hadi.

Lomba bertajuk adu skill mancing lele ini memiliki dampak sosial yang positif bagi warga. Supaya kedepannya warga lebih peka dan inisiatif terhadap kondisi lingkungannya.

Pihaknya optimistis dampak luapan air hujan yang acapkali dikeluhkan warganya itu akan jauh berkurang, jika drainase ini selalu terjaga kebersihannya dan normal secara fungsinya. “Harapannya, warga dapat menangkap pesan moral ini. Kalau perlu lomba mancing ini jangan hanya diadakan satu tahun sekali, tetapi satu bulan sekali,” bebernya.

Sepanjang lomba, suasana berlangsung sangat seru. Dengan posisi berhadapan dan saling berhimpitan tentu menjadi tantangan tersendiri  bagi para pemancing. Baik pemancing berpegalaman atau pemancing dadakan.

Bagi yang sudah berpengalaman dalam hal memancing ikan lele yang terkenal, lomba ini menjadi ajang adu skill memancing. Ada yang merapal japa mantra, bahkan ada yang harus ditemani istrinya di sepanjang sesi perlombaan.

“Akhirnya saya bisa bernostalgia, dulu waktu muda mancing adalah hobi utama saya,” kata salah seorang peserta, Sugeng Romadhoni. (mu/fun)

Editor : Ronald Fernando
#hari kemerdekaan ri #lomba agustusan #dirgahayu indonesia