Warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo kini tidak perlu pergi jauh untuk bisa bermain futsal. Sebab, saat ini, di desa setempat sudah dibangun lapangan futsal. Biaya sewanya pun lebih murah dari tempat lain.
LAPANGAN futsal ini dibangun berukuran 26x16 meter di Dusun Darungan, RT 6 RW 1. Lokasinya berada di sisi selatan balai Desa Mentor. Pembangunan lapangan ini sudah rampung dan digunakan sejak Februari lalu.
Kades Mentor Hasan melalui Sekdes Supono Adi Wijaya mengungkapkan, pembangunan lapangan futsal ini atas permintaan pemuda desa. Sebab, selama ini, saat hendak bermain futsal, mereka harus pergi ke Kota Probolinggo untuk menyewa.
Lapangan futsal ini akan dikomersialkan. Namun khusus siswa SD, perangkat desa dan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimka), mereka tidak perlu bayar biaya sewa. Namun di luar itu, mereka dikenakan biaya sewa yang lebih murah dari lapangan futsal pada umumnya.
“Untuk per jamnya, saat siang hari, biaya sewanya Rp 50 ribu. Sementara saat malam hari per jamnya itu Rp 65 ribu. Lebih murah dari tempat futsal di luar sana,” katanya.
Ketua Karang Taruna Desa Mentor Nanang Hendra Jaya menerangkan, lapangan futsal ini akan dikelola oleh karang taruna. Biaya sewa nantinya akan menjadi pendapatan untuk kas desa.
Saat ini, pihak desa sedang membangun fasilitas lainnya untuk lapangan futsal ini. mulai dari mushola, kamar mandi hingga pujasera. Untuk pujasera, rencananya akan diisi dengan makanan dan minuman (mamin) ringan.
“Kalau makanan berat sudah tersedia. Ada warung yang berada di pintu masuk menujuk lapangan futsal. Makanya pujaseranya itu mamin ringan. Nanti karang taruna yang akan menjaga,” tutur Nanang. (riz/fun/*)
Sering Longsor, Bangun TPT-Drainase
SETIAP musim hujan, jalan menuju lahan pertanian di Dusun Kalicangka RT 24 RW 4 sering longsor. Kondisi ini menyulitkan petani. Sebab, jalan menjadi sulit untuk dilewati kendaraan.
Sekdes Mentor Supono Adi Wijaya mengungkapkan, jalan di Dusun Kalicangka pernah diaspal, namun sudah lama. Sehingga saat ini, jalannya rusak bahkan menyerupai makadam. Saat musim hujan, jalan ini sering longsor ke sungai yang berada di sisi timur jalan. Kondisi ini membuat aliran air yang menuju lahan pertanian warga ini menjadi tidak lancar.
Karena itulah, pemdes membangun tembok penahan tanah (TPT) di lokasi ini sepanjang 50 meter. “Kalau hujan jalan menjadi longsor sehingga sulit dilewati. Rencananya, tahun depan jalan di lokasi ini menjadi prioritasi kades untuk diperbaiki,” katanya.
Selain itu di lokasi yang sama, pihak desa juga membangun drainase sepanjang 50 meter. sebelumnya, di lokasi ini belum ada drainase. Dengan pembangunan drainase ini, maka aliran air yang menuju sawah warga menjadi maksimal.
“Ini atas permintaan petani. Pembangunannya sudah rampung Juni lalu. saat ini, warga tidak perlu khawatir jalan menjadi longsor atau aliran air tidak maksimal,” terang Supono. (riz/fun/*)
APBDES PEMERINTAH DESA MENTOR TAHUN
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa Rp 3.000.000,00
Pendapatan Transfer Rp 1.614.966.568,00
Jumlah Pendapatan Rp 1.614.966.568,00
BELANJA
Bidang Pemerintahan Rp 573.720.638,93
Bidang Pembangunan Rp 616.604.730,00
Bidang Pembinaan Rp 3.720.000,00
Bidang Pemberdayaan Rp 146.078.950,00
Bidang Penanggulangan Bencana Rp 277.692.250,00
JUMLAH BELANJA Rp 1.617.966.568,93
SURPLUS (DEFISIT) (Rp 0,00)
Editor : Ronald Fernando