Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cerita Dam Amsterdam Probolinggo Lepas dari Kawasan Prostitusi

Achmad Arianto • Senin, 10 Juli 2023 | 00:35 WIB

 

Kawasan Dam Amsterdam saat dipotret dari udara.
Kawasan Dam Amsterdam saat dipotret dari udara.

MAYANGAN, Radar Bromo - Lokasi Dam Amsterdam berada di sisi timur wilayah Kota Probolinggo. Berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo. Tak jauh dari jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Sebelum kini jadi kawasan edukasi dam Amsterdam, ternyata keberadaan kawasan ini sempat meresahkan masyarakat. Sebab, kawasan dam ini sempat dijadikan tempat mangkal kupu-kupu malam.

Mendapatkan cap negative, membuat warga resah dan berupaya merubahnya. Perlahan warga sekitar membersihkan sisi kanan dan kiri dam agar lebih terlihat nyaman dipandang mata.

Daerah persawahan yang dulunya berupa ladang tebu, membuat wilayah setempat terlihat lebih rimbun. Tak heran jika warga setempat juga meng-angkerkan wilayah sekitar dam. Sampai-sampai pada malam tertentu seperti malam jumat, warga enggan melintas karena takut.

"Wilayah sekitar dam memang sempat jadi tempat prostitusi. Selain jaraknya dekat dengan jalur Pantura, wilayahnya juga sepi. Jadi, dijadikan kesempatan oleh orang-orang tak bertanggung jawab," ucap anggota Pokdarwis Wirotama Rudi Budianto.

Warga pun gotong royong membersihkan kawasan setempat. Kemudian, warga berinisiatif merubah kawasan setempat agar tak lagi menjadi wilayah kambuhan prostitusi.

Karena itulah, sejak 2019 silam, pengembangan destinasi wisata dilakukan secara bertahap. Cikal bakal wisata dirintis bermula saat warga peduli sungai melakukan pembersihan dam pasca banjir.

Dam tidak berfungsi dengan baik karena tertutup kayu besar. Bersih-bersih dengan skala besar pun dilakukan. Termasuk pohon-pohon yang ada sisi kanan-kirinya untuk menghilangkan kesan angker wilayah tersebut.

"Wilayah sudah dibersihkan. Jadi, sayang bila tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Karena itulah pengembangan wisata dilakukan secara bertahap," katanya. (ar/mie)

Editor : Jawanto Arifin
#dam kota probolinggo #dam amsterdam