PASURUAN, Radar Bromo- Kecelakaan di jalur bebas hambatan kembali terjadi di Pasuruan. Kali ini terjadi di tol Gempol-Pasuruan, tepatnya di Tol KM 792.200, Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek. Sebuah truk engkel menabrak truk tronton. Satu orang tewas akibat kejadian ini, sementara satu lagi luka parah.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden ini terjadi Kamis (6/7) pagi. Kecelakaan ini bermula saat truk truk bernopol S 9168 UW melaju dari arah timur ke barat. Truk ini dikemudikan Rengga Jaya Estrada, 31, dan di sebelahnya ada Andrian Firmansyah, 18. Keduanya merupakan warga Jombang.
Saat perjalanan memasuki tol Gempas, diduga sopir truk yang mengemudi mengantuk. Hingga di KM 792.200, petaka terjadi. Truk menabrak tronton bernopol L 9979 UZ yang dikendarai Rama Ardianto, 28, asal Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Tabrakan terjadi begitu keras. Saking kerasnya, bagian kabin truk sampai ringsek. Bahkan Rengga sang sopir, sampai terpental keluar. Apesnya, sang kernet Rama Ardianto, terjepis hingga dia tewas di lokasi kejadian.
“Korbannya adalah pengendara truk Nopol S 9168 UW. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan satunya ke kamar mayat,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo.
Sopir mengalami luka parah langsung mendapat pertolongan. Sementara korban yang meninggal dunia, sampai mengalami robek pada lutut kaki kiri, lecet pada lutut kaki kanan, robek tidak beratuaran pada kepala.
Humas RSUD dr R Soedarsono Luciana menerima dua korban laka di Tol Gempas atas nama Rengga langsung mendapat perawatan di IGD. Sedangkan satunya, atas nama Andrian meninggal dunia dibawa ke ruamh pemulasaran. “Jenazah korban langsung dibawa pulang ke Jombang. Bersamaan dengan rujukan korban satunya ke RSUD Jombang, Kamis kemarin,” ujarnya. (zen/fun)
Editor : Ronald Fernando