Pemerintah Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya maksimal membangun desa. Sejumlah infrastruktur diperbaiki. Tujuannya, untuk meningkatkan perekonomian warganya.
SEKITAR 70 persen jalan desa di Desa Ambulu, sudah baik dan layak. Selebihnya membutuhkan pemeliharaan sampai perbaikan. Karena itu, pemerintah desa secara bertahap berusaha menuntaskan pembangunan jalan desa. Infrastruktur lainnya juga diperhatikan. Seperti jalan lingkungan dan jalan usaha tani.
Kepala Desa Ambulu Eko Sudargianto mengatakan, pembangunan infrastruktur tahun ini tetap menjadi fokus utama. Dengan anggaran dana desa, telah direncanakan sejumlah pembangunan yang akan direalisasikan tahun ini. Seperti rabat beton jalan di Dusun Kramat RT 1/RW 9 dan di Dusun Kramat RT 2/RW 9.
“Kami bangun jalan rabat untuk jalan usaha tani. Sebelumnya, itu hanya jalan setapak. Karena kebutuhan warga, khususnya petani untuk menjadi jalan, akhirnya dibangun jalan usaha tani dengan lebar 1 meter sampai 2 meter,” ujarnya, Rabu (5/7).
Sebelumnya, kata Eko, jalan usaha tani yang telah rampung dibangun itu tidak dapat dilintasi kendaraan sepeda motor. Kini, jalan sepanjang sekitar 110 meter sudah dapat dilintasi sepeda motor. Petani semakin mudah mengakses lahan pertaniannya. “Sebelumnya gak bisa lalui motor. Sekarang sudah jadi, jalan enak dilewati,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur juga dilakukan di jalan lingkungan atau permukiman. Tahun ini, pemerintah desa telah mempaving jalan di Dusun Kramat RT 3/RW 9. Sebelumnya, ketika musim hujan jalan ini langganan banjir. “Alhamdulillah sudah terealisasi pada tahap pertama tahun ini,” katanya.
Ada sejumlah infrastruktur yang masih akan dibangun tahun ini. Seperti pengaspalan jalan di Dusun Tengah RT 2/RW 6. Termasuk jalan paving di RT 3/RW 7 Dusun Tengah. “Kami juga berencana membangun gapura batas Desa Ambulu dengan Desa Banjarsari,” ujarnya. (mas/rud/*)
Tingkatkan Ekonomi melalui Pelatihan UMKM-Pertanian
DESA Ambulu dihuni oleh sekitar 4.200 jiwa. Mereka tersebar di lima dusun. Mayoritas bekerja sebagai petani dan butuh tani. Sebagian menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Keberadaan para UMKM dan petani ini, menjadi perhatian serius pemerintah desa. Terus berusaha meningkatkan kemampuan warganya untuk mendongkrak perekonomiannya. Salah satunya dengan menggelar pelatihan.
Kepala Desa Ambulu Eko Sudargianto mengatakan, peningkatan ekonomi masyarakat tetap menjadi perhatian serius. Tahun ini, ada rencana kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM dan pertanian. Pelatihan UMKM akan diikuti puluhan pelaku UMKM. Pelatihan pertanian akan diikuti para petani.
“Di Desa Ambulu, cukup banyak pelaku UMKM. Ada sekitar 50 orang. Separo lebih sudah aktif sebagai pelaku UMKM. Bahkan, hampir semuanya sudah memiliki izin usaha,” katanya.
Pelatihan di bidang pertanian, kata Eko, untuk mengembangkan skill para petani. Agar memiliki pengetahuan dan kemampuan lebih dalam bertani. Dengan harapan, hasilnya lebih maksimal.
“Pelatihan itu kami adakan untuk meningkatkan usaha pertanian dan UMKM di Desa Ambulu. Pelatihan ini akan diadakan pada anggaran kegiatan tahap dua,” jelasnya. (mas/rud/*)
APBDES PEMERINTAH DESA AMBULU TAHUN ANGGARAN 2023
PENDAPATAN
Pendapatan asli desa Rp 3.000.000,00
Pendapatan transfer Rp 1.520.025.175,00
Pendapatan lain-lain Rp 553.171,56
Jumlah Pendapatan Rp 1.523.578.346,56
BELANJA
Belanja pegawai Rp 316.063.920,00
Belanja barang dan jasa Rp 425.311.926,56
Belanja modal Rp 499.347.428,00
Belanja tidak terduga Rp 285.868.500,00
Jumlah Belanja Rp 1.526.591.774,56
Surplus/ (defisit) (Rp 3.013.428,00)
PEMBIAYAAN
Penerimaan pembiayaan Rp 3.013.428,00
Silpa tahun sebelumnya Rp 3.013.428,00
Pembiayaan Netto Rp 3.013.428,00
Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00
Editor : Ronald Fernando