Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Geger Warga Purworejo Meninggal di Dalam Rumah

Fuad Alyzen • Selasa, 4 Juli 2023 | 10:30 WIB

 

PENYELIDIKAN: Petugas melakukan identifikasi jenazah saat baru ditemukan di rumah korban, di Kelurahan Purworejo.
PENYELIDIKAN: Petugas melakukan identifikasi jenazah saat baru ditemukan di rumah korban, di Kelurahan Purworejo.

PURWOREJO, Radar Bromo - Warga RT 4/RW 6, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, sempat dibuat heboh Sabtu (1/7) lalu. Mendadak ada warga sekitar yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya.

Warga tersebut dalah Djoko Priyanto, 35. Dia diperkirakan sudah lama meninggal, sebelum ditemukan Sabtu siang lalu. Sebab jenazahnya sudah mengeluarkan bau,

Adalah Dudi, 60, yang pertama kali mengetahui. Dudi adalah tetangga korban. Saat itu sekitar 14.00, Dudi mencium bau busuk. Setelah ditelusuri, bau itu berasal dari rumah DjokoLantas Dudi memberanikan diri untuk memastikannya.

Dudi pun masuk kerumah Djoko, mengarah ke asal bau tersebut. Setelah tiba di kamarnya, barulah diketahui jika bau busuk itu berasal dari jenazah Djoko yang terbaring di kasurnya. Ia langsung mengabari warga untuk diberitahukan kepolisian.

Jenazah korban dibawa oleh mobil PCS 119 Kota Pasuruan, ke kamar jenazah RSUD dr R Soedarsono. Kepolisian pun melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti untuk mengungkap kasus itu.

“Petugas langsung melakukan Penyelidikan di TKP. Termasuk keluarganya,” ujar Plt Kasie Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi.

Berdasarkan informasi dari medis, setelah dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter bersama anggota identifikasi tidak ditemukan bekas kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal.

Setelah penyelidikan, korban meninggal di karenakan memiliki riwayat sakit. Itu dibuktikan dengan surat rujukan korban dari Puskesmas Kebonagung Kota Pasuruan.

Sementara pihak keluarga merelakan kematian korban, menerima kejadian tersebut sebagai takdir atau musibah. Keluarga tidak akan menuntut secara hukum kepada siapapun serta menolak korban untuk dilakukan diotopsi.

“Pihak keluarga juga membuat pernyataan tertulis bermaterai waktu itu juga,” ujarnya. Setelah itu korban dimakamkan di TPU Purutrejo 2. (zen/fun)

Editor : Jawanto Arifin
#polres pasuruan kota #penemuan mayat