GADINGREJO, Radar Bromo- Saat menyalip apalagi kendaraan besar, butuh perhitungan matang. Seperti yang dialami dua pemotor asal Kota Pasuruan. Keduanya nyaris terlindas truk gandeng di Jalan Gatot Subroto. Untungnya sang sopir sigap berhenti sehingga tak sampai ada korban jiwa.
Kecelakaan itu terjadi Sabtu 1/7) lalu. Saat itu Silfi Maulidia, 20, warga Kelurahan Gadingrejo, mengendarai motor Honda Scoopy merah hitam bernopol N 4989 TDM. Dia membonceng Zahrotul Firdaus, 18, warga Kelurahan Pohjentrek. Keduanya melaju dari arah timur ke barat.
Saat melintas di Jalan Gatot Subroto tepatnya di depan SDN Krapkyakrejo 1, Silfi hendak menyalip truk gandeng bernopol S 8729 UQ. Tetapi dia tidak memperhitungkan laju dari arah berlawanan karena saat itu juga melaju sebuah pikap. Alhasil, saat berada di tengah-tengah, motornya terhimpit di antara truk gandeng dan pikap.
“Tampaknya mau mundur sudah tidak sempat. Maju terhalangi oleh kendaraan lain (pickap). Akhirnya saat mencoba menghindar tidak bisa dan terhimpit dua kendaraan besar itu,” ujar Bahrolla, 46, salah seorang saksi.
Celakanya, keduanya terjatuh dari motor. Untungnya, sopir truk gandeng berhasil ngerem. Sehingga Silfi dan Zahrotul tak sampai terlindas.
Setelah kejadian itu, terlihat dua pemotor terluka. Di lokasi, Zahrotul sudah terkapar berkucuran darah di tengah jalan. Secepatnya warga langsung membawanya RSUD dr Soedarsono.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo mengatakan, kendaraan motor itu terserempet truk saat terhimpit dua kendaraan itu, lalu terjatuh. Akibat kejadian itu, penumpang (Zahrotul, red) mengalami robek pada telinga kanan ,pendarahan pada hidung serta muntah darah.
Kejadian itu memang tak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun motor kedunaya mengalami kerusakan cukup parah karena sebagian terlindas truk. “Korban mendapat perawatan di RSUD dr R Sordarsono. Sedangkan yang menyetir tidak apa-apa,” kata Prasetyo.
Sementara Humas RSUD dr R Soedarsono Luciana menambahkan, korban Zahrotul sudah mendapat penanganan medis dan kondisinya stabil. Bahkan kemarin sudah sadar. Hanya saja ada pendarahan bagian mata.
“Besok (Senin) akan dilakukan penanganan operasi untuk mengeluarkan sumbatan darah pada matanya,” ujarnya. (zen/fun)
Editor : Ronald Fernando