Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, korban ditemukan tewas di Kali Bokong, Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar. Mayat korban ditemukan Minggu pagi (23/2) pukul 08.00. Saat ditemukan, tubuh korban terjepit kayu.
Hamid, 30, keponakan korban menjelaskan, sesaat sebelum ditemukan tewas, korban memang ke sungai. Diduga korban hendak buang air besar. Saat itu, korban diduga tidak mengetahui air sungai sedang meluap. “Penglihatannya memang terganggu. Mungkin dia tidak tahu kalau sungai saat itu banjir,” katanya.
Saat turun ke sungai itulah, diduga korban terpleset dan nyemplung ke suangai. Karena arus deras, korbanpun langsung dibawa arus. Tak ada yang menolong pria yang berprofesi sebagai tukang pijat itu. “Ditemukannya di Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar. Paman saya itu terseret arus 10 kilometeran,” katanya.
Kapolsek Banyuanyar AKP Muhammad Dugel saat dikonfirmasi mengatakan, mayat ditemukan pertama kali oleh warga yang melintas di bantaran sungai. Ketika melihat ada mayat, warga tersebut melapor ke pihak kepolisian.
“Saat ini, korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Maron,” katanya. (sid/hn)
Editor : Muhammad Fahmi