--------------
Launching itu ditandai dengan digelarnya tasyakuran pembacaan Manakib Syech Abdul Qadir Jailani dan Dzikrul Ghofilin oleh pengasuh Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari, KH. Sholeh Bahruddin bersama empat ribu jamaah dan ratusan warga sekitar, Minggu (22/11).
Wahana baru yang menempati lahan pengembangan 2,6 hektare itu meliputi area fun games dan outbound high ropes, kolam renang anak, dan gedung koleksi mobil perang. Didukung beberapa fasilitas baru, seperti pintu loket yang dibangun dengan megah dan artistik, rumah pohon, spot selfie, serta kafe.
“Sehingga, total lahan yang sudah dikembangkan di Wisata Kebun Kurma dengan area sebelumnya mencapai 7,3 hektare,” ujar Owner Wisata Kebun Kurma Hj. Rusti Widayati kepada Jawa Pos Radar Bromo.
Rusti menjelaskan, jika di area pengembangan pintu loket yang baru itu, pihaknya juga menyediakan lahan parkir yang luas dan lebih representatif serta didukung stan UMKM yang sepenuhnya dikelola pihak Desa Sukorejo melalui BUMDes.
“Kami mau tumbuh dan berkembang bersama-sama masyarakat sekitar. Selain harapan wisata ini semakin diminati pengunjung juga, semoga terjalin harmonisasi dan berdampak bagi warga sekitar,” harapnya.
Ke depan Wisata Kebun Kurma akan terus berinovasi. Setelah sebelumnya terkenal dengan beragam varietas pohon kurma yang dapat berbuah sepanjang musim, lanjut Rusti, dia berharap wisata ini dapat menjadi barometer edukasi budi daya kurma.
Sementara itu, Kiai Sholeh Bahruddin dalam pengajiannya berharap Wisata Kebun Kurma Pasuruan terus bermanfaat dan membawa berkah bagi pemilik, karyawan, dan seluruh masyarakat. “Semoga Wisata Kebun Kurma dan keluarga besar H. Roeslan terus menebar manfaat dan mendapatkan berkah,” harapnya. (*) Editor : Jawanto Arifin