Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan Nomine SMP Dikdaya Mencari Bakat Tak Kalah Meriah, Yel-Yel Suporter Bikin Semangat

Achmad Arianto • Rabu, 1 Mei 2024 | 20:35 WIB
TUNJUKKAN PERFORMA: Peserta Dikdaya Mencari Bakat jenjang SMP saat tampil di ruang Madakaripura, Selasa (30/4) pagi.
TUNJUKKAN PERFORMA: Peserta Dikdaya Mencari Bakat jenjang SMP saat tampil di ruang Madakaripura, Selasa (30/4) pagi.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Hari kedua pagelaran Dikdaya Mencari Bakat (DMB) yang digelar Selasa (30/4) tak kalah atraktifnya seperti hari pertama.

Sebanyak 30 nomine jenjang SMP tampil meriah secara langsung di auditorium Madakaripura Pemkab Probolinggo.

Penampilan nomine juga disemarakkan suporter yang turut hadir mendukung jagoannya.

Penampilan nomine dimulai pukul 08.35. Para nomine tampil secara bergantian menunjukkan bakatnya.

Satu persatu nomine tampil secara maksimal. Tidak hanya menunjukkan bakat yang memang menjadi hal utama dalam pagelaran ini.

BIKIN TERKESIMA: Rizal Pahlevi Wibowo bakat Wood Painting dari SMPN 1 Kraksaan sedang tampil.
BIKIN TERKESIMA: Rizal Pahlevi Wibowo bakat Wood Painting dari SMPN 1 Kraksaan sedang tampil.
KOLOSAL: Nomine dari SMPN 1 Sukapura yang menampilkan bakat musik tradisional.
KOLOSAL: Nomine dari SMPN 1 Sukapura yang menampilkan bakat musik tradisional.
BERAGAM PENAMPILAN: Peserta Dikdaya Mencari Bakat jenjang SMP saat tampil di ruang Madakaripura, Selasa (30/4) pagi.
BERAGAM PENAMPILAN: Peserta Dikdaya Mencari Bakat jenjang SMP saat tampil di ruang Madakaripura, Selasa (30/4) pagi.

Ada bakat menyanyi, bermain alat musik tradisional, beladiri, menyanyi, melukis, dan lain sebagainya.

Busana dan properti yang digunakan turut menjadi perhatian. Sebab juga menjadi penilaian dewan juri dalam ajang bergengsi ini.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, hari kedua pagelaran DMB ini tidak kalah meriah dengan hari sebelumnya.

Ada banyak bakat dan talenta yang ditampilkan. Talenta tersebut telah diseleksi sehingga merupakan yang terbaik di Kabupaten Probolinggo.

Dari puluhan talenta nanti 5 terbaik akan tampil ke panggung yang lebih spektakuler. Mereka akan tampil pada Harjakapro dan Hardiknas.

Tidak kalah pentingnya pendidikan merupakan proses menjadi lebih baik. Dalam pendidikan harus mengutamakan adab. Menghormati guru harus dilakukan sepanjang. Pendidikan harus lebih berkarakter.

“Penampilan terbaik akan kami tampilkan untuk masyarakat Probolinggo. Dinas Dikdaya akan menghormati dan mengapresiasi penampilan yang dilakukan oleh nomine,” ucapnya.

Penampilan para nomine tentunya tidak lengkap tanpa adanya supporter yang mendukung.

Terbukti pada penampilan setiap nomine gemuruh dukungan dari suporter begitu nyaring. Hampir terdengar diseluruh ruangan auditorium Madakaripura.

Tidak hanya mendukung melalu teriakan dan yel-yel. Supporter juga mendukung dengan menggunakan pakaian dan atribut unik.

Sehingga pagelaran DMB jenjang SMP ini terlihat lebih meriah. Bahkan adu yel-yel terjadi saat jeda pergantian nomine. Suasana demikian membuat pagelaran lebih hidup.

Kepala Sekolah SMPN 1 Sukapura Wiyono salah satunya. Selain menyiapkan anak didiknya yang masuk menjadi nomine dengan bakat yang ditampilkan berupa musik tradisional.

Dirinya juga mendukung maksimal penampilan nomine. Terbukti dia mengerahkan siswa yang merupakan rekan nomine untuk turut mendukung.

Serta dewan guru juga secara maksimal mendukung penampilan nomine.

“Kami menampilkan musik tradisional. Tentunya persiapan perlu dilakukan dengan baik. Bahkan sebelum tampil kami sudah menyiapkan alat musik yang akan digunakan. Sepeti gong, kendang, dan seperangkat alat musik tradisional lain. Dukungan penuh kami lakukan,” ucapnya. (ar/fun)

Editor : Jawanto Arifin
#dikdaya kabupaten probolinggo #Dikdaya Mencari Bakat