KRAKSAAN, Radar Bromo - Pagelaran Dikdaya Mencari Bakat (DMB) Kabupaten Probolinggo, resmi dibuka. Ajang pencarian bakat ini dilaksanakan dua hari. Senin dan Selasa (29-30/4).
DMB dimulai sekitar pukul 09.00 di Auditorium Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo di Kraksaan. Dimulai dengan sambutan Kepala Dikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi. Dilanjutkan sambutan Pj. Bupati Probolinggo Ugas Irwanto.
Hari pertama, 30 nomine dari jenjang SD menampilkan bakatnya. Semua peserta berlomba menampilkan bakat dan atraksi sebaik mungkin. Mulai kesenian, agama, sampai olahraga. Ada tarian, pantomim, menyanyi, qiroah, dakwah, mewarnai dan lain-lain.
Acara pun berlangsung dengan heboh, meriah dan penuh keceriaan. Tiap peserta tampil, puluhan suporter masing-masing memberikan semangat. Auditorium pun dipenuhi keceriaan dan teriakan penuh semangat.
Bahkan disela-sela sambutan, Ugas mengetes suporter yang datang. Tiga perwakilan suporter diminta tampil.
Tidak hanya melihat kreativitas suporter, tetapi semangat dan kekompakan juga turut dinilai. Ugas pun mengapresiasi penampilan suporter tersebut.
Event yang digelar memperingati Harjakapro ke-278 dan Hardiknas 2024 itu juga dihadiri Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto. Termasuk sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Ugas mengatakan, ilmu pengetahuan merupakan salah satu indeks pembangunan manusia. Perlu upaya meningkatkan ilmu pengetahuan dengan lebih bersemangat. Sehingga, dalam jangka panjang tidak hanya menjadi bangsa yang besar tapi juga bangsa yang berkualitas.
“Event ini merupakan rangkaian dari peringatan Hardiknas. Lomba ini membawa semangat dan inspirasi baru dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan,” katanya.
Lomba yang digelar Dikdaya bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo ini menurut Ugas, bukan hanya ajang bersenang-senang.
Tetapi merupakan sarana mengasah bakat, meningkatkan kreativitas dan memperdalam pemahaman akan pentingnya pendidikan dalam kehidupan.
“Melalui lomba ini, dapat dikembangkan karakter baik, kejujuran, sportivitas, percaya diri, semangat kompetisi yang sehat dan semangat kebersamaan dalam mencapai prestasi,” katanya.
Kepala Dikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, DMB bertujuan meningkatkan daya saing para peserta didik dalam menjaring bakat dan minat di bidang agama, olahraga dan seni.
Sebagai titik awal persiapan untuk mengikuti even-even lain baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
“Selain itu sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat yang dimiliki peserta didik, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas dan semangat juang yang tinggi peserta didik,” tuturnya.
Dinas Dikdaya sendiri menggelar berbagai lomba Anugerah Pendidikan dan Kebudayaan.
Meliputi lomba Pendekar untuk kepala sekolah SD dan SMP. Lomba Ikrar diperuntukkan guru. Lomba Pesona dan Pesolek bagi semua elemen sekolah.
Sementara lomba Dikdaya Mencari Bakat diperuntukkan peserta didik. Baik dari jenjang SD dan SMP.
“Dengan adanya lomba ini kami berharap sentuhan serta upaya sekolah untuk pemberdayaan generasi muda yang lebih terarah. Jangan hanya sebuah program dan kegiatan. Tetapi juga harus ada tindak lanjut yang positif,” imbuhnya. (ar/hn)
Editor : Jawanto Arifin