TAHAPAN Kunjungan lapang Ajang Pemimpin Pembelajaran Dedikasi Etika, Akhlak Mulia dan Karakter (Pendekar) Dikdaya rampung, Kamis (25/4).
Dilaksanakan sejak Senin (22/4) lalu, ada sebanyak 10 lembaga jenjang SD dan SMP yang dikunjungi. Sepuluh lembaga itu, merupakan 5 finalis dari masing-masing jenjang.
Di hari terakhir, ada 2 lembaga yang dikunjungi tim juri. Yakni, SDN Leces 1 dan SDN Kramatagung 1, Kecamatan Bantaran.
Di dua lembaga itu, tim juri disambut pihak sekolah. Selanjutnya tim juri juga melihat aktivitas siswa termasuk dalam proses belajar mengajar.
“Kami lihat seperti apa etika dan akhlak mulia anak, langsung di sekolahnya,” ujar Suwanto, juri Pendekar Dikdaya.
Selain sebagai verifikasi lapangan, pria yang juga pengawas SD ini mengungkapkan, selama 4 hari kunjungan lapang banyak hal-hal menarik yan ditemukan tim juri di lapangan.
Banyak perkembangan terkait pembelajaran berkarakter yang sudah berjalan di masing-masing lembaga tersebut.
“Baik itu karakter terkait adab dan sopan santun antar teman, guru hingga tamu sekolah,” katanya.
“Mereka mengucapkan salam dan berjabat tangan. Semuanya sudah luar bisa, pembelajaran berkarakter itu sudah tertanam. Tinggal diteruskan dan dikembangkan, sehingga kedepan bisa semakin baik,” katanya.
Suwanto berharap, adab dan sopan santun yang sudah berjalan di masing-masing sekolah itu, tidak hanya dilakukan ketika ada ajang lomba saja.
Namun, harus terus digalakkan dan di istikamahkan. Sehingga, melalui ajang Pendekar Dikdaya ini, ada manfaat yang bisa dipetik terkait pembelajaran berkarakter anak didik.
“Harapan kami, yang sudah luar biasa ini jangan sampai terputus disini. Harus terus ditingkatkan lagi. Sehingga bisa membudaya dilingkungan sekolah dan keseharain siswa. Baik Finalis dari SD maupun SMP, semuanya sudah ada perubahan terkait karakter anak didik dalam etika dan akhlak mulia,” (uno/*)
Kunjungan Lapang Pendekar Dikdaya, Kamis (25/4)
- SDN LECES 1
- SDN KRAMATAGUNG 1