Museum dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo miliki segudang sejarah. Termasuk menjadi tempat berobat para mener dan warga pribumi. Kondisi ini menjadi perhatian tim Literasi Award 2023 dari SMKN 1 Probolinggo untuk menjadikan tulisan dalam berita online.
KOTA Probolinggo memiliki dua museum. Museum Probolinggo di Jalan Suroyo dan Museum dr. Mohamad Saleh di Jalan dr. Mohamad Saleh. Kondisi Muesum dr. Mohamad Saleh jadi perhatian tim Literasi Award 2023 dari SMKN 1 Probolinggo.
“Museum dr. Mohamad Saleh yang jarang diketahui masyarakat luas itu, ternyata berhasil menjadi juara kategori Berita Online,” ujar Waka Kesiswaan SMKN 1 Probolinggo Sri Hartuti.
Perempuan yang akrab disapa Tuti, ini mengatakan, ketertarikan mengangkat tentang Museum dr. Mohamad Saleh, diawali ketika ada Pemilihan Duta Museum. Dalam kegiatan itu, terkuak jika museum ini masih sepi pengunjung. Padahal, begitu banyak sejarah yang bisa dipelajari dari museum ini.
“Keinginan kami mengenalkan dan menarik masyarakat untuk mengunjungi Museum dr. Mohamad Saleh,” ujarnya.
Tuti menambahkan, proses untuk mendapatkan tulisan berita ini tidak mudah. Karena ketika berkunjung ke Museum dr. Mohamad Saleh, tidak dapat sembarangan masuk dan mengambil foto isi museum. Bahkan, ada tempa-tempat yang memang tidak boleh dipotret.
Kondisi itu, menjadi tantangan tersendiri bagi tim SMKN 1 Probolinggo untuk mengangkat dan mengenalkannya kepada masyarakat luas. Hasil tulisan sejarah itu pun diunggah ke website SMKN 1 Probolinggo.
“Dari tulisan yang mengangkat Museum dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, saya pun tertarik untuk mengunjungi dan melihat langsung. Ternyata benar, ada kamar gelap dan tempat yang penuh sejarah,” ujarnya. (mas/rud/*)
Editor : Ronald Fernando