Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tanamkan Kejujuran, Toleransi, dan Tanggung Jawab di SDN Bayeman I

Arif Mashudi • Rabu, 9 Agustus 2023 | 10:45 WIB
MEMBAIK: Kepala SDN Bayeman 1 Tongas Amir Mahmud bersama anak didiknya. Saat ini, karakter baik yang ditanamkan sekolah melalui program Asiap Pancasila mulai membuahkan hasil.
MEMBAIK: Kepala SDN Bayeman 1 Tongas Amir Mahmud bersama anak didiknya. Saat ini, karakter baik yang ditanamkan sekolah melalui program Asiap Pancasila mulai membuahkan hasil.

MATERI pendidikan tidak hanya melulu tentang mata pelajaran. Pendidikan karakter sangat penting ditanamkan pada anak didik sejak dini. Seperti yang diterapkan di SDN Bayeman 1, Kecamatan Tongas, melalui program Asiap Pancasila.

Pendidikan karakter penting untuk mengantisipasi beragam masalah pada anak didik. Baik selama berinteraksi di sekolah, maupun di luar sekolah. Karena itu, SDN Bayeman 1 menerapkan pendidikan karakter untuk membentuk kejujuran, anti bullying, antikekerasan seksual, anti-intoleransi, dan tanggung jawab.

Kepala SDN Bayeman 1 Amir Mahmud, S.Pd. menerangkan, sekolahnya menerapkan program Asiap Pancasila untuk menerapkan pendidikan karakter itu. Dan, melalui program ini, Amir masuk sebagai nomine lomba Kesit 2023.

”Ini lomba pertama yang saya ikuti selama menjadi kepala sekolah sejak 2018. Sebelumnya, sebagai guru pernah ikut lomba,” ujarnya.

Asiap Pancasila menekankan pada pendidikan karakter yang bertanggung jawab pada anak. Program ini dipilih, sebab di sekolahnya siswa sering bertengkar, saling mengolok. Bahkan, siswa yang secara fisik besar mengintimidasi siswa yang kecil.

Tidak hanya itu, siswa sering membuang sampah sembarangan. Tidak ada tanggung jawab untuk membuang sampah pada tempatnya. Bahkan, sampai ada siswa yang biasa memakai sepeda temannya tanpa izin.

”Kebiasaan siswa yang kurang bertanggung jawab dan suka mem-bully teman atau adik kelasnya menjadi salah satu atensi kami,” terangnya.

Dengan Asiap Pancila, dikatakan Amir, sekolah menanamkan karakter jujur, tanggung jawab, dan toleransi. Sehingga, kini tidak ada lagi siswa yang mem-bully teman atau adik kelasnya.

”Alhamdulillah, siswa terus diajarkan untuk jujur, tidak menyontek. Sesama teman saling menghargai dengan tidak menghina atau mem-bully. Siswa lebih sopan dan tingkat pertengkaran pun semakin menurun,” ungkapnya. (mas/hn/*)

Editor : Jawanto Arifin
#kesit 2023 #SDN Bayeman I