Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

TK Mawar Malasan Wetan Tanamkan Pendidikan Antikorupsi melalui Gallery Walk

Agus Faiz Musleh • Selasa, 8 Agustus 2023 | 13:20 WIB
PENDIDIK: Anik Kusmiati menyampaikan pelajaran dengan penerapan Gallery Walk di TK Mawar. Inset, Anik Kusmiati, Kepala TK Mawar, Malasan Wetan, Tegalsiwalan.
PENDIDIK: Anik Kusmiati menyampaikan pelajaran dengan penerapan Gallery Walk di TK Mawar. Inset, Anik Kusmiati, Kepala TK Mawar, Malasan Wetan, Tegalsiwalan.

MARAKNYA kasus korupsi menjadi salah satu perhatian khusus Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) Mawar, Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Anik Kusmiati, S.Pd. TK Mawar berusaha memberikan pelajaran antikorupsi kepada anak didiknya sejak dini.

Para tenaga pendidik di TK Mawar, terus berinovasi. Berupaya menyampaikan pelajaran dengan cara paling tepat kepada para anak didiknya. Termasuk pendidikan antikorupsi.

Kepala TK Mawar Kusmiati mengatakan, guru memiliki peran penting dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Intinya, selain menyenangkan, apa yang diberikan guru mudah dipahami dan dimengerti oleh anak didik.

“Pemerintah memandang lembaga pendidikan menjadi salah satu lembaga yang efektif dalam memperkenalkan bentuk dan budaya korupsi pada peserta didik sejak dini. Maka dari itu, sangat diperlukan upaya yang strategis dan sistematis dalam mengajarkan materi pendidikan antikorupsi pada peserta didik, sehingga akan benar-benar terbentuk para peserta didik yang berkarakter,” katanya.

Dalam prosesnya, pengambilan data penelitian dilakukan dengan cara observasi dan pengamatan terhadap penerapan metode gallery walk oleh peserta didik selama proses pembelajaran. Menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.

“Dari data awal yang didapatkan dari pengamatan pertama, setelah penerapan metode gallery walk didapatkan ada 29,94 persen peserta didik telah berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik karakter antikorupsi,” katanya.

Hal ini dilanjut pada proses pengamatan kali kedua. Setelah penerapan metode gallery walk, didapatkan ada 80,25 persen peserta didik telah berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik karakter antikorupsi.

“Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode gallery walk di TK Mawar berhasil meningkatkan karakter antikorupsi, sehingga layak untuk ditetapkan di TK Mawar,” katanya. (mu/rud)

Editor : Jawanto Arifin
#Disdikdaya probolinggo #kesit 2023 #kepala sekolah inspiratif #tk mawar malasan wetan