Total ada 46 tim yang siap bertanding. Terdiri atas 30 tim putra dan 16 tim putri. Mereka akan memulai babak penyisihan pada 26 hingga 29 Agustus 2022.
Dalam TM dilakukan pembahasan jadwal, teknis, hingga peraturan pertandingan. Babak penyisihan berlangsung selama tiga hari. Menggunakan venue pertandingan di Kompleks Rusunawa Tembokrejo. Sementara, babak 16 besar hingga final berlangsung pada 1 hingga 9 September 2022 di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Basuki melalui Kasi Olahraga Hariroh kembali menekankan tujuan digelarnya lomba ini. Yakni, untuk mencari bibit-bibit atlet olahraga voli. Mengenai sewa atau ngebon pemain maksimal tiga orang, ditujukan untuk sekadar meramaikan event.
“Yang terpenting bagaimana seluruh tim menjunjung tinggi sportivitas. Sesuai dengan tagline-nya, Aku Koncomu Rek,” kata Hariroh.
Ia berharap akan banyak bibit-bibit atlet yang terlihat dari turnamen ini. Sehingga semakin banyak atlet voli asal Kota Pasuruan yang bisa berebut prestasi dalam ajang kejuaraan yang lebih tinggi.
“Semoga dengan pelaksanaan lomba voli ini, kami dapat bibit atlet yang bisa diproyeksikan untuk persiapan Popda November mendatang,” harapnya.
Sekretaris PBVSI Kota Pasuruan Purwanto menjelaskan, seluruh peraturan permainan dalam lomba ini mengacu pada peraturan permainan voli yang diterapkan PBVSI. Dalam setiap pertandingan, tim wajib hadir 15 menit sebelum pertandingan dimulai. Tim juga diwajibkan menunjukkan KTP dan KK asli kepada panitia.
“Masing-masing tim diberikan kesempatan untuk saling kroscek daftar pemain. Dan, berhak menyampaikan protes atau keberatan bila menemukan ada pemain yang melakukan pelanggaran atas peraturan yang sudah ditetapkan,” jelasnya.
Di samping itu, seluruh tim juga diminta mematuhi aturan kehadiran setiap kali pertandingan. Bila ada tim yang datang terlambat selama 15 menit, maka akan dinyatakan kalah 1 set. “Kalau terlambat 30 menit akan dinyatakan kalah WO. Kecuali bila tim datang terlambat di lapangan pertandingan bukan karena kesalahannya sendiri, maka tidak dikenai sanksi,” jelasnya. (tom/rud) Editor : Ronald Fernando