Tak hanya konsen di media cetak. Sejak beberapa tahun terakhir, Jawa Pos Radar Bromo juga merambah media online. Berita-berita Jawa Pos Radar Bromo bisa diakses di www.radarbromo.jawapos.com. Tak hanya menyajikan berita, Jawa Pos Radar Bromo juga memiliki saluran TV digital. Bisa diakses di channel YouTube: Radar Bromo TV.
Terbaru, Senin (6/9) juga di-launching aplikasi Radar Bromo Digital. Kepala Daerah dari Pasuruan dan Probolinggo ikut me-launching Radar Bromo Digital di tengah-tengah gelaran Radar Bromo Awards 2021, di gedung Paseban Sena, Kota Probolinggo.
Tiga kepala daerah yang hadir me-launching Radar Bromo Digital itu adalah Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin; Bupati Pasuruan, H. M. Irsyad Yusuf; dan Wali Kota Pasuruan yang diwakili Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo.
Proses launching dilakukan dengan modern. Tiga kepala daerah dan direktur Jawa Pos Radar Bromo menempelkan tangannya di screen. Selanjutnya, disajikan cara menginstal Radar Bromo Digital lewat HP.
Caranya mudah. Pengguna android bisa download Radar Bromo Digital di Playstore. Sementara pengguna Apple, bisa di App Store. Di Radar Bromo Digital, pembaca bisa menikmati berita-berita di website www.radarbromo.jawapos.com. Bisa juga berlangganan e-Paper. Serta menikmati sajian vide-video Radar Bromo TV, dan event-event gelaran Radar Bromo.
Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A Suyuti mengatakan, Jawa Pos Radar Bromo lahir 26 Juli 1999. Jadi pelopor media lokal yang kali pertama terbit di Kota/ Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Terbitnya Jawa Pos Radar Bromo itu sebagai jawaban atas lahirnya reformasi dan penerapan otonomi daerah waktu itu.
Dengan tagline Dari Bromo untuk Mengawal Demokratisasi Daerah, Radar Bromo diharapkan menjadi saluran informasi seluruh stakeholders untuk memajukan daerahnya.
Di usia ke-22 tahun ini, di tengah pandemi Covid-19 dan euforia media sosial (medsos), serta menjamurnya berita online, Jawa Pos Radar Bromo juga terus berbenah. Berinovasi dan berkreasi untuk menyajikan informasi terbaiknya kepada pembaca.
“Mengambil tema Berkembang Bersama Zaman. Radar Bromo beradaptasi dengan perkembangan zaman. Mengikuti setiap perubahan. Sehingga, Radar Bromo tetap eksis. Radar Bromo akan tetap menjadi media cetak. Dengan menyiapkan media online untuk memenuhi tuntutan zaman. Karena sesungguhnya, tidak pas jika media cetak dan online dipertentangkan. Justru akan saling melengkapi,” ungkap Suyuti pada Jawa Pos Radar Bromo.
Suyuti menerangkan, dengan kehadiran “Radar Bromo Digital” akan semakin memperluas coverage area Jawa Pos Radar Bromo. Berita Radar Bromo tidak hanya bisa dibaca masyarakat Kota/Kabupaten Probolinggi dan Pasuruan saja. Tetapi akan semakin luas. Bisa diakses kapan saja dan dari mana saja.
”Selain itu, kehadiran Radar Bromo Digital ini akan mempercepat penyebarannya. Berita-berita Radar Bromo akan semakin aktual. Tak kalah pentingnya, memenuhi kebutuhan informasi pembaca yang familiar dengan teknologi, seperti gadget. Tidak harus melalui komputer, tetapi bisa diakses melalui android pembaca,” terangnya.
Hadirnya Radar Bromo Digial itu pun diapresiasi oleh para kepala daerah di Probolinggo dan Pasuruan. “Saya malah sudah download lebih dulu, sebelum aplikasi Radar Bromo Digital resmi di-launching,” ujar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A Suyuti. (mas/mie) Editor : Muhammad Fahmi