Ratusan peserta itu terdiri atas kelompok pendukung ASI, pengelola ruang laktasi, pengelola program gizi di masing-masing puskesmas, sampai petugas pemegang wilayah. Kemudian, Pokja IV tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. Serta, ketua TP PKK kecamatan.
Outbound dimulai sekira pukul 10.00. Ratusan peserta itu mengikuti arahan dari instruktur Royal Outbound Indonesia. Suwoto, yang menjadi instruktur outbound tak hanya sekadar mengajak peserta untuk adu kecerdikan dan kekompakan. Pria yang akrab disapa Cak Praoto ini juga menghibur peserta dengan joke-joke segarnya.
Permainan seperti oposide dan hole transfer, cukup membuat peserta berkeringat. Dalam permainan tersebut, peserta diajak untuk mengasah kekompakan antarkelompok dan kecepatan membuat keputusan. “Termasuk juga melatih fokus. Tadi kan kelihatan, mana yang fokus dan tidak,” katanya.
Sementara itu, Kasi Kesehetan Keluarga dan Gizi Dinkes Kota Probolinggo Utami Putri Pertiwi, S.KM. mengatakan, kegiatan outbound ini menjadi salah satu upaya Dinkes menjalin silaturahmi dengan penggerak gizinya. “Mereka mitra kerja kami. Sudah seharusnya kami membangun kebersamaan. Jadi biar guyub,” katanya.
Outbound tersebut mendapat respons positif dari peserta. Seperti yang disampaikan bidan di Puskesmas Ketapang, Febriana Mustika. “Acaranya menarik. Apalagi fun games-nya,” katanya. Meski dalam kondisi hamil, perempuan berjilbab ini juga ikut gerakan-gerakan yang dicontohkan instruktur. Tentu gerakan yang ringan-ringan. (*/rf) Editor : Jawanto Arifin