BANGIL, Radar Bromo - Produk UMKM lokal didorong masuk ke jaringan toko modern.
Langkah itu menjadi salah satu fokus Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, dalam penyusunan Raperda tentang Penataan Pasar Rakyat, Toko Swalayan, dan Pusat Perbelanjaan.
Selama ini, pelaku UMKM masih banyak mengandalkan pasar tradisional dan pemasaran secara mandiri.
Melalui regulasi baru, dewan ingin memperluas jalur pemasaran dengan melibatkan minimarket dan swalayan.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setiya Wardana mengatakan, toko modern memiliki jaringan distribusi dan basis konsumen yang besar.
Potensi tersebut dinilai bisa dimanfaatkan untuk memperluas pasar produk lokal.
“Produk UMKM Pasuruan memiliki potensi untuk berkembang apabila mendapatkan akses pasar yang lebih luas,” kata Wardana.
Menurut politisi Gerindra tu, keberadaan toko modern perlu berjalan beriringan dengan kepentingan pelaku usaha lokal.
Karena itu, regulasi tidak hanya mengatur aspek penataan perdagangan, tetapi juga membuka ruang bagi produk UMKM untuk masuk dalam ekosistem perdagangan modern.
Selama ini, produk UMKM yang diproduksi masyarakat Pasuruan, belum semuanya memiliki akses ke pasar modern.
Sebagian masih berputar di lingkungan sekitar, melalui penjualan langsung, pasar tradisional, maupun pemasaran digital secara mandiri.
Padahal, masuknya produk ke minimarket atau swalayan dapat memperluas jangkauan konsumen. Produk lokal juga memiliki kesempatan membangun pasar yang lebih stabil.
“Langkah ini penting untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan,” ujar Wardana.
Karena itu, Komisi II mendorong agar ketentuan mengenai ruang pemasaran produk UMKM diperkuat dalam Raperda.
Bentuknya dapat diarahkan melalui kerja sama antara pelaku usaha lokal, dengan pengelola toko swalayan dan pusat perbelanjaan.
Dewan ingin keberadaan toko modern tidak hanya dipandang sebagai pusat aktivitas belanja masyarakat.
Kehadirannya juga diharapkan ikut menciptakan rantai ekonomi bagi pelaku usaha di daerah.
“Harapannya, keberadaan toko modern tidak hanya memberikan pilihan belanja bagi masyarakat, tetapi juga ikut membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi usaha lokal,” tegasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin