
BANGIL, Radar Bromo-Semangat "Pasuruan Bangkit Bersama Kita Bisa" menjadi tema peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan.
Tema ini juga yang ditanamkan dalam momentum malam Resepsi Hari Jadi yang digelar hari Jumat (18/9), di halaman depan Kantor Bupati Pasuruan.
Acara resepsi dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta perangkat daerah. Meski dikemas sederhana, resepsi Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan berlangsung semarak.
Rangkaian resepsi hari jadi, diawali pemukulan gong oleh Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian penghargaan, kepada insan berprestasi maupun lembaga yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Kabupaten Pasuruan.
Menurut Bupati Mas Rusdi -panggilan akrab dari Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo- di tengah efisiensi, Pemkab Pasuruan tetap bisa menggelar serangkaian acara peringatan Hari Jadi tahun ini.
“Dengan kebersamaan sinergitas semua pihak, semua stakeholder yang peduli terhadap Kabupaten Pasuruan, semua tantangan kita hadapi bersama dan insyaallah dengan kebersamaan, bisa memecahkan tantangan tersebut,” ujar Mas Rusdi.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi Ke-1097, Bupati Pasuruan Mas Rusdi Dorong Birokrasi Makin Lincah
Ia menambahkan, di usianya yang sudah berumur lebih dari satu millennium ini, yang hadir pada malam hari ini adalah insan yang ditugaskan meneruskan upaya perjuangan para pahlawan dan perintis Kabupaten Pasuruan. Oleh karena itu, kolaborasi dan kebersamaan sangat penting.
“Pembangunan daerah membutuhkan kerja sama multipihak, Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap untuk bersinergi demi mewujudkan Pasuruan yang lebih maju, makmur, dan sejahtera," tegasnya.
Momen malam resepsi juga memberikan apresiasi dan penghargan bagi mereka yang berkontribusi nyata. Mulai insan berprestasi, pelaku UMKM, desa unggulan, hingga pelaku usaha.
Resepsi Hari Jadi juga sebagai upaya memperkuat kolaborasi bagi semua elemen dan komponen daerah. Mulai dari stakeholder, pemerintah desa, dan pelaku usaha. (unt/one/*)
Editor : Muhammad Fahmi