BANGIL, Radar Bromo-Minggu pagi (20/9), lautan manusia penuhi jalan protocol Bangil, Kabupaten Pasuruan. Sepanjang jalan dari Alun-alun Bangil ke Pasuruan Creative Center (PCC), Pogar, Bangil, digelar Pasuruan Carnival 2026.
Pawai itu digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1.907. Dengan mengusung tema Mahakarya Pesona Budaya Nusantara.
"Startnya di Alun-alun Bangil, finishnya di PCC Pogar. Menempuh jarak kurang lebih 1,2 kilometer," jelas Kabid Destinasi dan Industri Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nusantoro.
Pasuruan Carnival tahun ini diikuti sebanyak 39 peserta. Yakni dari 24 kecamatan se Kabupaten Pasuruan, 11 kelurahan dan empat desa di Kecamatan Bangil.
Para peserta menampilkan aneka cerita dari daerah masing-masing. Warga pun cukup terhibur. Mereka berebut untuk mengabadikan momen keseruan tersebut.
"Acaranya bagus dan meriah, ada kendaraan hias, teatrikal, serta lain sebagainya. Melihat dari dekat lebih enak tambah sip," ucap Hera, salah seorang penonton Pasuruan Carnival asal Prigen.
Selama acara digelar, dilakukan rekayasa lalu lintas oleh Polres Pasuruan. Kendaraan roda empat atau lebih dialihkan dari bundaran Gempol masuk Tol Gempol - Pasuruan. Sedangkan dari timur ke barat, untuk kendaraan roda empat atau lebih dialihkan dari simpang tiga PIER masuk Tol Gempol - Pasuruan.
"Dari arah selatan ke utara, untuk kendaraan roda empat atau lebih masuk Tol Gempas via gerbang Tol Bangil atau Sidowayah. Dan bagi yang exit tol diarahkan melalui jalur Beji - Pandaan P21," terang KBO Satlantas Polres Pasuruan Ipda Hendik Ariyanto. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi