Pemkab Pasuruan Lakukan Langkah Ini untuk Pangkas Jarak Layanan Vaksin Internasional

Muhamad Busthomi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:43 WIB
FOKUS PELAYANAN: Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori saat memberikan pengarahan, dalam pertemuan tatap muka bersama jajaran instansi pemerintahan daerah dan instansi terkait. (Pemkab Pasuruan for Radar Bromo)
FOKUS PELAYANAN: Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori saat memberikan pengarahan, dalam pertemuan tatap muka bersama jajaran instansi pemerintahan daerah dan instansi terkait. (Pemkab Pasuruan for Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Calon jemaah haji, umrah, maupun warga yang hendak bepergian ke luar negeri, kini tidak perlu lagi keluar Kabupaten Pasuruan hanya untuk mengurus vaksin internasional atau paspor.

Dua layanan yang selama ini identik dengan kota besar itu, kini dipusatkan di Bangil dan Grati.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai mengintegrasikan layanan vaksinasi internasional dengan percepatan penerbitan paspor.

Langkah itu diharapkan memangkas waktu, biaya, sekaligus ketergantungan masyarakat terhadap layanan di Surabaya maupun daerah lain.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan Arma Roosalina mengatakan, vaksin meningitis dan polio kini sudah tersedia di RSUD Bangil dan RSUD Grati.

Selama ini, banyak warga memilih vaksin di rumah sakit luar daerah atau klinik swasta.

“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi ke luar kota. Layanan vaksin internasional sudah tersedia di RSUD Bangil dan RSUD Grati, dengan biaya yang juga lebih murah,” kata Arma.

Menurut dia, kehadiran layanan tersebut bukan sekadar menambah fasilitas kesehatan.

Yang lebih penting, masyarakat memiliki akses yang lebih mudah dan terjangkau, terutama bagi calon jemaah haji dan umrah yang setiap tahun jumlahnya cukup besar.

Tak hanya vaksinasi, pengurusan paspor juga dipermudah. Kantor Imigrasi Pasuruan membuka skema layanan jemput bola, hingga paspor sehari jadi, sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor Imigrasi Pasuruan Chairul Huda Ahmad mengatakan, pihaknya siap mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk bekerja sama dengan biro perjalanan haji dan umrah.

“Kami juga bisa memberikan layanan jemput bola, termasuk melayani permohonan paspor di luar kantor sesuai koridor aturan yang berlaku,” ujarnya.

Skema jemput bola itu memungkinkan pelayanan paspor dilakukan secara kolektif, sehingga calon jemaah tidak harus datang satu per satu ke kantor imigrasi.

Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori menilai keberadaan dua layanan tersebut menjadi solusi yang selama ini dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, warga seharusnya bisa menyelesaikan seluruh kebutuhan administrasi perjalanan internasional di Kabupaten Pasuruan.

“Ngurusnya bisa sekalian. Tidak usah ke luar kota, cukup di Kabupaten Pasuruan,” jelas Gus Shobih-sapaannya.

Ia berharap, layanan yang kini sudah tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Terutama oleh calon jemaah haji dan umrah. Selain lebih dekat, proses pengurusan juga diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
umroh vaksin internasional Gus Shobih haji dinkes