BANGIL, Radar Bromo - Warga wilayah timur Kabupaten Pasuruan yang selama ini harus jauh-jauh untuk cuci darah, segera punya pilihan lebih dekat.
RSUD Grati menyiapkan tujuh mesin yang menunggu izin operasional layanan dialisis melalui OSS dari DPMPTSP.
Direktur RSUD Grati dr. Dian Arie menjelaskan, satu mesin mampu melayani dua pasien per hari.
Dengan asumsi operasional 25 hari dalam sebulan, maka satu mesin bisa menangani sekitar 50 sesi cuci darah.
“Kebutuhan layanan ini dinilai mendesak. Tren gagal ginjal di wilayah timur Kabupaten Pasuruan, terus meningkat. Hal ini dipicu pola makan tidak sehat, konsumsi minuman berkadar gula tinggi, serta tingginya kasus diabetes dan batu ginjal di masyarakat,” jelasnya.
Cakupan layanan RSUD Grati menjangkau Grati, Nguling, Lekok, Winongan, Gondangwetan, Puspo, Tosari, hingga wilayah kota.
Meliputi hampir seluruh kawasan timur dan pegunungan Kabupaten Pasuruan.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Najib Setiawan mengapresiasi kesiapan RSUD Grati.
Ia menilai, penambahan fasilitas kesehatan di wilayah timur, menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Di RSUD Grati sudah ada alatnya. Masyarakat yang dekat dengan sana, tentu akan sangat terbantu. Semoga dalam waktu dekat bisa segera difungsikan," ujarnya.
Legislator PKS itu bahkan sudah meninjau langsung. Ia memastikan peralatan sudah dalam persiapan dan tinggal menunggu kesiapan operasional.
"Cuci darah di tujuh lokasi sudah dalam persiapan. Peralatan dalam waktu dekat sudah ada," kata Najib. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin