BEJI, Radar Bromo - Proses pemeriksaan terhadap sejumlah anggota Polsek Beji, Kabupaten Pasuruan, terus berlanjut. Langkah ini diambil menyusul insiden penangkapan seorang warga bernama Widi Nurcahyano (43) yang berujung pada kematian korban akibat dugaan penganiayaan pada Senin sore (3/8) lalu.
Informasi terkait ini disampaikan Kapolres Pasuruan AKBP. Agung Harto Cahyono, kepada Jawa Pos Radar Bromo Minggu (9/8).
"Pemeriksaan anggota pascakejadian dalam proses dan ditangani Propam Polda Jatim," bebernya.
Adapun lima anggota yang diperiksa Propam Polda Jatim, antara lain Kapolsek Beji dan empat bawahannya. Keempatnya adalah Ipda BM, Aiptu Sy, Bripka Bg, dan Briptu Dnd. Polres Pasuruan menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Jatim.
"Kapolres bersikap netral, dan tidak bisa melakukan intervensi. Apalagi terkait dengan pemeriksaan anggota. Sepenuhnya kewenangan Propam Polda Jatim," tegasnya. Termasuk pemberian sanksinya untuk para anggota tersebut, saat ini menunggu hasil dari pemeriksaan Propam Polda Jatim.
Meski begitu, Kapolres menuturkan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah. Yakni, memutasi tiga anggota Polsek Beji ke Polres Pasuruan. Satu perwira dan dua bintara, masing-masing Ipda BM, Aiptu Sy dan Briptu Dnd.
"Tiga anggota dari Polsek Beji sudah ditarik ke polres, sekaligus dinonjobkan," kata Kapolres.
Terkait penyebab kematian dari Widi Nurcahyono yang diduga mengalami penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, pihaknya menunggu visum luar dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
"Dalam proses dan belum keluar. Sepenuhnya kewenangan dari tim dokter, masih menunggu," ungkapnya.
Terkait kejadian di Gununggangsir, Beji ini, Kapolres mengimbau masyarakat menghormati proses-proses yang berjalan dan sedang berlangsung. Masyarakat diminta tenang dan kondusif karena pastinya dilakukan secara profesional.
Kapolres menuturkan, netralitas itu sangat penting dalam hal ini. Agar semua berjalan sesuai bukti-bukti yang ada. Bukan asumsi dan info-info yang tidak berdasar yang ujungnya fitnah.
"Lebih baik kita hormati proses yang sedang berjalan. Kebenaran akan mencari jalannya sendiri," tuturnya. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid