BANGIL, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) memastikan, proyek pemeliharaan fisik untuk sembilan pasar daerah tetap berjalan tahun ini.
Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 3,3 miliar dari APBD kabupaten, dan seluruh pengerjaan fisik ditargetkan rampung pada November mendatang.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, melalui Kabid Perdagangan, Riswahyudi, menjelaskan dari total 15 pasar daerah yang ada, perbaikan difokuskan pada sembilan pasar.
Pasar-pasar tersebut meliputi Pasar Wonorejo, Prigen, Pasrepan, Purwosari, Sukorejo, Ngempit, Nguling, Warungdowo, dan Grati.
Alokasi anggaran untuk setiap pasar, bervariasi. Tergantung tingkat kerusakan. Sebanyak delapan pasar akan mendapatkan dana perbaikan berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta per pasar.
Proses pengerjaannya menggunakan mekanisme Penunjukkan Langsung (PL).
Sementara itu, Pasar Wonorejo mendapatkan porsi anggaran terbesar, yakni senilai Rp 1,1 miliar.
Mengingat nominalnya yang besar, proyek perbaikan di Pasar Wonorejo harus melalui mekanisme proses lelang resmi.
Terkait jenis perbaikan, Riswahyudi menambahkan, peruntukan anggaran disesuaikan dengan kebutuhan mendesak fasilitas pasar.
Mulai dari perbaikan atap, pembenahan saluran drainase, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Saat ini, pihak Diskoperindag bersama pelaksana tengah bersiap untuk memulai aksi nyata di lapangan, demi kenyamanan para pedagang dan pengunjung pasar. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin