BPT Kelas 1 Surabaya Bakal Percepat Rencana Penutupan Perlintasan Sebidang di Cangkringmalang Beji Pasuruan Karena Hal Ini

Muhamad Busthomi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 04:44 WIB
SOSIALISASI: BTP Kelas I Surabaya saat melakukan sosialisasi berkaitan dengan wacana penutupan perlintasan sebidang. (Muhamad Busthomi/Radar Bromo)
SOSIALISASI: BTP Kelas I Surabaya saat melakukan sosialisasi berkaitan dengan wacana penutupan perlintasan sebidang. (Muhamad Busthomi/Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Kecelakaan di perlintasan sebidang JPL 97 KM 45+907 jalur Porong–Bangil, mempercepat rencana penutupan akses tersebut.

Sebelum insiden terjadi, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya sebenarnya telah menyosialisasikan rencana penutupan kepada masyarakat. Namun, saat itu masih mendapat penolakan dari warga sekitar.

Perlintasan di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, itu kembali memakan korban setelah sepeda motor yang dikendarai Muhammad Sholeh Khuddin, 31, tertemper KA Sritanjung relasi Surabaya Gubeng–Ketapang, Minggu (19/7). Korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Bangil.

Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Alfaviega Septian Pravangasta mengatakan, lokasi tersebut memang telah masuk program peningkatan keselamatan perlintasan sebidang.

"Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait rencana penutupan perlintasan ini. Namun saat itu, masih ada penolakan dari warga," katanya.

Meski demikian, Balai memastikan rencana tersebut tetap akan dilanjutkan. Pascakecelakaan, koordinasi kembali dilakukan bersama pemerintah daerah, PT KAI, dan instansi terkait agar penutupan bisa segera direalisasikan.

Menurut Alfaviega, upaya peningkatan keselamatan sebenarnya telah dilakukan bertahap.

Pada 3 Juli lalu, akses perlintasan sudah dipersempit sehingga hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Di lokasi juga telah dipasang rambu-rambu peringatan serta banner keselamatan.

Namun, kondisi perlintasan yang tidak dilengkapi palang pintu dinilai masih memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.

"Perlintasan ini sudah masuk dalam program peningkatan keselamatan. Setelah kejadian ini, kami akan mempercepat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk melaksanakan penutupan JPL 97," ujarnya. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
BPT perlintasan kereta api perlintasan sebidang PT KAI