Pemotor Asal Bendomungan Bangil Tewas usai Tertabrak KA Sri Tanjung di Perlintasan tanpa Palang Beji Pasuruan

Rizal Syatori • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 17:09 WIB
SORE HARI: Evakuasi jasad pengendara motor tewas tertemper kereta api, di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji. (Foto: Polsek Beji for Jawa Pos Radar Bromo)
SORE HARI: Evakuasi jasad pengendara motor tewas tertemper kereta api, di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji. (Foto: Polsek Beji for Jawa Pos Radar Bromo)

BEJI, Radar Bromo-Jalur perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Kabupaten Pasuruan kembali memakan korban jiwa. Kali ini kecelakaan terjadi di jalur perlintasan kereta api (KA), Minggu (19/7) sore.

Korbannya adalah Muhammad Sholeh Khuddin, 31, pengendara Honda Beat nopol N 6521 TFA, asal Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil. Nyawa korban tak selamat setelah tertemper KA Sri Tanjung.

Informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com usai kejadian, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.33 sore.

Saat itu korban melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun / Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji. Kejadiannya

"Kereta apinya melaju dari arah Surabaya ke Banyuwangi. Sementara premotor melintas dari arah utara ke selatan. Pengendara motornya terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian," beber Kapolsek Beji Kompol. Akhmad Sukiyanto.

Baca Juga: Usai Tabrak Xenia, KA Sri Tanjung Telat 70 menit, Lokomotif Alami Kerusakan Bagian Ini Diperbaiki di Stasiun Pasuruan

Petugas dari Unit Lantas dan Polsek Beji yang piket, langsung menuju TKP sesaat setelah kejadian. Selanjutnya melakukan evakuasi jasad korban, dibantu warga sekitar. Kemudian dibawah ke RSUD. Bangil.

Belum diketahui kenapa premotor sampai tertemper KA. "Tertemper atau tertabraknya korban saat mengendarai motor dan melintas di rel kereta api tanpa palang pintu," cetus kapolsek. (zal/fun)

Editor : Fandi Armanto
KA Sri Tanjung tertabrak ka pemotor tewas