BANGIL, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan belum berencana untuk menambah alat berat pada tahun ini.
Pasalnya, jumlah armada ekskavator yang tersedia saat ini, dinilai masih mumpuni untuk menangani volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, mengungkapkan tidak adanya pengadaan ekskavator baru tahun ini, bukan semata-mata karena kendala anggaran.
Namun, hal itu dikarenakan pemerintah daerah, baru saja melakukan penambahan unit pada tahun lalu.
“Kami sudah memiliki dua alat berat, termasuk unit dari hasil pengadaan tahun lalu. Jadi, untuk tahun ini memang belum ada penambahan baru lagi,” jelas Nur Kholis.
Keberadaan ekskavator sendiri merupakan fasilitas vital, yang sangat dibutuhkan untuk operasional harian di TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Alat berat tersebut berfungsi menyisir, meratakan, dan menata timbunan sampah yang masuk, agar tidak terjadi penumpukan tak terkendali di area pembuangan.
Dengan optimalnya kinerja dua unit ekskavator yang ada saat ini, DLH Kabupaten Pasuruan memilih untuk memaksimalkan fasilitas yang tersedia, guna menjaga efisiensi penanganan sampah daerah. (one)
Editor : Jawanto Arifin