Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

DLH Kabupaten Pasuruan Tak Tambah Ekskavator Sampah, Ini Alasannya

Iwan Andrik • Kamis, 16 Juli 2026 | 14:44 WIB
DIRAPIKAN: Sebuah alat berat yang dioperasikan di TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo. Tahun ini, tak ada tambahan pengadaan alat berat baru. (Dokumen Radar Bromo)
DIRAPIKAN: Sebuah alat berat yang dioperasikan di TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo. Tahun ini, tak ada tambahan pengadaan alat berat baru. (Dokumen Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan belum berencana untuk menambah alat berat pada tahun ini.

Pasalnya, jumlah armada ekskavator yang tersedia saat ini, dinilai masih mumpuni untuk menangani volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, mengungkapkan tidak adanya pengadaan ekskavator baru tahun ini, bukan semata-mata karena kendala anggaran.

Namun, hal itu dikarenakan pemerintah daerah, baru saja melakukan penambahan unit pada tahun lalu.

“Kami sudah memiliki dua alat berat, termasuk unit dari hasil pengadaan tahun lalu. Jadi, untuk tahun ini memang belum ada penambahan baru lagi,” jelas Nur Kholis.

Keberadaan ekskavator sendiri merupakan fasilitas vital, yang sangat dibutuhkan untuk operasional harian di TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Alat berat tersebut berfungsi menyisir, meratakan, dan menata timbunan sampah yang masuk, agar tidak terjadi penumpukan tak terkendali di area pembuangan.

Dengan optimalnya kinerja dua unit ekskavator yang ada saat ini, DLH Kabupaten Pasuruan memilih untuk memaksimalkan fasilitas yang tersedia, guna menjaga efisiensi penanganan sampah daerah. (one)

Editor : Jawanto Arifin
TPA Wonokerto dlh ekskavator kabupaten pasuruan