BANGIL, Radar Bromo – Daripada menganggur, lebih baik berpindah tangan. Kendaraan operasional milik Rumah Detensi Imigrasi Surabaya resmi dialihkan ke Rumah Tahanan Kelas IIB Bangil sebagai bagian dari optimalisasi aset negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Rudenim Surabaya Rubiyanto Sugesi mengatakan langkah ini diambil agar barang milik negara tidak menganggur di satuan kerja yang kebutuhannya rendah.
“Kami berharap kendaraan operasional ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang pelayanan dan pelaksanaan tugas di Rutan Bangil. Prinsipnya, aset negara harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Bagi Rutan Bangil, tambahan armada ini langsung terasa manfaatnya. Kepala Rutan Bangil Yanuar Rinaldi mengatakan kendaraan itu akan dipakai untuk pengawalan warga binaan ke persidangan, pelayanan kesehatan, hingga koordinasi antarinstansi.
“Bantuan kendaraan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami. Armada ini akan digunakan untuk mendukung operasional sehari-hari sehingga pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan tugas pemasyarakatan bisa berjalan lebih optimal,” katanya.
Redistribusi aset ini juga menekan kebutuhan belanja pengadaan kendaraan baru. Efisiensi yang langsung menghemat anggaran tanpa mengorbankan fungsi operasional. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto