Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

183 Ribu Anak di Kabupaten Pasuruan Ternyata Belum Kantongi KIA

Muhamad Busthomi • Rabu, 10 Juni 2026 | 15:36 WIB
PEREKAMAN: Salah satu pelajar saat perekaman untuk pencetakan KIA. Keberadaan KIA cukup penting, dalam menunjang kebutuhan administrasi kependudukan anak. (Dokumen Radar Bromo)
PEREKAMAN: Salah satu pelajar saat perekaman untuk pencetakan KIA. Keberadaan KIA cukup penting, dalam menunjang kebutuhan administrasi kependudukan anak. (Dokumen Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Lebih dari separuh anak di Kabupaten Pasuruan, sudah punya Kartu Identitas Anak. Tapi separuh lainnya belum. Dan angkanya tidak kecil.

Data Disdukcapil Kabupaten Pasuruan mencatat, jumlah anak usia 0–17 tahun mencapai 424.823 jiwa.

Dari jumlah itu, 241.670 anak sudah memiliki KIA. Sisanya sebanyak 183.153 anak belum. Cakupan kepemilikan KIA saat ini baru 56,8 persen.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pasuruan Tectona Jati mengatakan, pihaknya tidak menunggu warga datang ke kantor. Tim turun langsung ke sekolah dan desa.

"Selain pelayanan di kantor, kami juga turun langsung ke sekolah dan desa agar masyarakat lebih mudah mengurus dokumen kependudukan anak," ujarnya.

KIA sendiri dibutuhkan anak, untuk mengakses sejumlah layanan publik. Dari pendidikan, kesehatan, hingga administrasi kependudukan lainnya. Tanpa KIA, anak-anak itu seperti ada tapi tidak tercatat.

Tecto-sapaannya-mengimbau orang tua segera mengurusnya. Syaratnya tidak rumit: akta kelahiran, kartu keluarga, dan pas foto untuk anak di atas lima tahun.

"Dokumen ini kartu identitas, tetapi juga menjadi bagian dari perlindungan hak-hak anak sebagai warga negara," katanya.

Disdukcapil kini fokus menyasar wilayah-wilayah dengan angka kepemilikan KIA, yang masih rendah mengejar sisa 43,2 persen yang belum terjangkau. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#ktp #dispendukcapil #kependudukan #kia