BANGIL, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali melakukan penyegaran birokrasi.
Sebanyak 80 pejabat dari berbagai jenjang jabatan dilantik dan diambil sumpahnya di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Senin (8/6).
Pelantikan tersebut meliputi satu pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), pejabat administrator, serta pejabat pengawas.
Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo menegaskan mutasi dan rotasi, merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan.
Langkah tersebut dilakukan, untuk meningkatkan efektivitas kinerja, sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Rotasi itu hal yang wajar. Ini untuk penyegaran organisasi, menyesuaikan kebutuhan pemerintahan,” ujar Mas Rusdi-sapaannya-usai pelantikan.
Ia berharap, para pejabat yang mendapat amanah baru, dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik di tempat tugas masing-masing.
Menurutnya, tantangan pembangunan Kabupaten Pasuruan membutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, tepat, dan berorientasi pada hasil.
Mas Rusdi juga mengingatkan, agar para pejabat tidak terlalu banyak membangun pencitraan atau sekadar menyampaikan rencana. Yang terpenting, adalah hasil kerja yang dirasakan masyarakat.
“Banyak-banyaklah bekerja, tidak usah bercerita. Biar hasil kinerja yang bicara,” tegasnya.
Pelantikan tersebut, menjadi bagian dari upaya Pemkab Pasuruan, memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus menempatkan aparatur sesuai kebutuhan organisasi.
Dengan komposisi baru, roda pemerintahan diharapkan berjalan lebih efektif dan mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Mas Rusdi menambahkan, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Karena itu, seluruh pejabat diminta menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Pasuruan,” tandasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin