BEJI, Radar Bromo – Sunyinya malam di jalan kabupaten jurusan Bangil–Pandaan, seketika berubah menjadi kepanikan.
Sebuah kecelakaan terjadi di Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan pada Minggu (24/5) malam, sekitar pukul 19.00.
Akibat peristiwa memilukan ini, tiga orang harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkapar bersimbah darah di atas kerasnya aspal.
Petaka ini bermula ketika malam yang dingin itu, sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N 4474 TDF, melaju dari arah selatan menuju utara.
Motor tersebut dikendarai oleh AN, seorang remaja berusia 18 tahun asal Desa Beji, yang tengah membonceng temannya, MRA, 17, remaja asal Kecamatan Beji.
Nahas, sesampainya di titik kejadian, takdir buruk menjemput. Di saat yang bersamaan, seorang paruh baya bernama Untung Wahyudi, 57, warga setempat, sedang melangkah di kegelapan malam, menyeberangi jalan dari arah barat menuju timur.
Dugaan kurangnya kewaspadaan dari pengendara motor membuat benturan keras tak terhindarkan.
Motor matik tersebut menghantam tubuh renta Untung dengan sangat keras.
"Motor di lokasi kejadian menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan. Seketika itu juga kecelakaan hebat ini terjadi," ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.
Imbas kejadian itu, tubuh pejalan kaki serta kedua remaja pengendara motor, langsung terlempar dan jatuh terhempas ke aspal.
Ketiganya terbaring menahan rasa sakit yang luar biasa, akibat luka-luka di sekujur tubuh mereka, sebelum akhirnya dievakuasi warga dan petugas medis ke rumah sakit terdekat.
"Kecelakaan lalu lintas ini diduga karena pengendara motor yang kurang berhati-hati. Saat ini, kasusnya sudah ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan," bebernya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi