BANGIL, Radar Bromo - Desa/Kecamatan Purwodadi dan Kelurahan/Kecamatan Prigen resmi lolos ke tahap verifikasi lapangan dalam penilaian Desa Bersih dan Lestari (Berseri) tingkat Jawa Timur.
Dua wilayah ini menyisihkan ratusan kandidat lain setelah menyisakan 176 desa/kelurahan dari 34 kabupaten/kota se-Jatim yang lolos seleksi administrasi.
Tim penilai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim menegaskan, penilaian tahun ini tidak lagi sekadar melihat kerapian fisik lingkungan secara visual, melainkan berfokus pada perubahan perilaku masyarakat.
Anggota Tim Penilai DLH Jatim, Gita Istiqfarani, mengungkapkan bobot penilaian terbesar berada pada sektor pengelolaan sampah yang mencapai 40 persen.
Tantangan terberat di lapangan adalah mengubah pola pikir tradisional masyarakat dari sistem "kumpul-angkut-buang" menjadi pengelolaan mandiri sejak dari level rumah tangga.
Sampah organik harus diolah menjadi kompos atau pupuk taman toga, sedangkan sampah anorganik diarahkan masuk ke bank sampah.
Menjawab tantangan tersebut, Kepala Desa Purwodadi, Mulyono, menjelaskan pihaknya sukses membangun gerakan lingkungan dari level terbawah.
Melalui peran aktif ketua RT, RW, dan kepala dusun, warga secara swadaya mengubah lahan fasilitas umum serta pekarangan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).
Apresiasi juga datang dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto.
Ia menegaskan bahwa program keberlanjutan lingkungan ini memiliki dampak strategis yang luas karena berkaitan langsung dengan peningkatan derajat kesehatan, penguatan ekonomi, serta keharmonisan sosial masyarakat setempat. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin