Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Uji Kelayakan 19 WB Rutan Bangil agar Mendapat Program Hak Integrasi

Muhamad Busthomi • Kamis, 14 Mei 2026 | 16:44 WIB
DIUJI: Belasan Warga Binaan Rutan Bangil yang tengah menjalani sidang TPP. (Rutan Bangil for Radar Bromo)
DIUJI: Belasan Warga Binaan Rutan Bangil yang tengah menjalani sidang TPP. (Rutan Bangil for Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Rutan Kelas IIB Bangil menakar kesiapan warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Bukan sekadar hitung-hitungan masa tahanan, kepatuhan dan perubahan perilaku menjadi rapor utama yang diuji dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Sebanyak 19 WBP duduk manis di hadapan tim penguji untuk dievaluasi kelayakannya, guna mendapatkan program hak integrasi, salah satunya Pembebasan Bersyarat (PB).

“Sidang TPP ini, adalah agenda rutin sekaligus tolak ukur bagi narapidana untuk memperoleh hak integrasi, seperti PB, cuti menjelang bebas (CMB), hingga remisi. Total ada 19 WBP yang kami evaluasi berdasarkan laporan harian dari petugas pembinaan dan pengamanan,” ujar Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Bangil, Robi Setiawan Tridesia.

Robi menegaskan, aspek penilaian diambil secara objektif dan transparan, berdasarkan rekam jejak mereka selama di dalam jeruji besi.

Hasil sidang inilah, yang nantinya menentukan langkah pembinaan selanjutnya, baik secara personal maupun kelompok.

“Setiap aspek penilaian berdasarkan laporan mendalam. Kami berkomitmen memberikan peluang yang adil kepada setiap warga binaan untuk mendapatkan hak mereka, asal syarat perilaku dan kepatuhan terpenuhi,” tegas Robi.

Sementara itu, Kepala Rutan Bangil Yanuar Rinaldi memandang Sidang TPP sebagai jantung dari sistem pemasyarakatan.

Menurutnya, sidang ini adalah bentuk tanggung jawab moral instansi, untuk memastikan program pembinaan tidak sekadar berjalan, tapi benar-benar efektif mengubah mentalitas narapidana.

“Sidang ini bukan hanya soal evaluasi administratif, tetapi memastikan pembinaan berjalan sesuai aturan. Kami ingin mereka yang keluar nanti benar-benar siap dan telah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Yanuar. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#Program Hak Integrasi #warga binaan #remisi #rutan bangil #rutan