Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mondar-mandir Lalu Rebahan di Perlintasan Kereta Api di Beji Pasuruan, Perempuan Muda Hancur Tertabrak KA Komuter

Muhamad Busthomi • Senin, 6 April 2026 | 17:20 WIB
LOKASI KEJADIAN: Petugas mengevakuasi jenazah AA dari perlintasan di rel kereta api Gununggangsir, Beji, Senin (6/4) pagi.
LOKASI KEJADIAN: Petugas mengevakuasi jenazah AA dari perlintasan di rel kereta api Gununggangsir, Beji, Senin (6/4) pagi.

 

BANGIL, Radar Bromo-Warga Desa Gunungangsir di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, dibuat gempar, Senin (6/4) pagi.

Ini setelah seorang perempuan muda tertabrak kereta api (KA) Komuterlane Supas  di petak jalan Porong–Bangil KM 40+900.

Perempuan muda tersebut langsung tewas di lokasi kejadian. Diduga perempuan muda tersebut melakukan aksi bunuh diri.

Kondisi perempuan muda yang diketahui bernama AA, 26, warga Kecamatan Beji, parah. Tubuhnya hancur dan nyaris tidak berbentuk.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum rangkaian kereta CC2061308 melintas dari arah Surabaya menuju Probolinggo sekitar pukul 03.00, AA terlihat berjalan linglung di sekitar rel.

Begitu sorot lampu lokomotif mendekat, korban justru tidak menghindar. Sebaliknya, ia diduga sengaja merebahkan diri dengan posisi melintang di atas rel baja tersebut.

Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tak mampu melakukan pengereman mendadak. Tubuh perempuan malang itu pun tergilas hingga terbagi menjadi beberapa bagian.

Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukiyanto membenarkan insiden maut tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim identifikasi begitu menerima laporan penemuan mayat tanpa identitas awal di lokasi kejadian.

“Benar, kejadiannya sekitar pukul tiga pagi tadi. Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar perlintasan, korban sempat terlihat mondar-mandir sebelum akhirnya tidur melintang di atas rel saat kereta sudah dekat. Diduga kuat memang sengaja mengakhiri hidup,” ujar Kompol Akhmad Sukiyanto.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi sempat kesulitan mengenali korban karena kondisi tubuh yang tercerai-berai dan tidak ditemukannya kartu identitas di pakaian korban.

Namun, setelah dilakukan penyisiran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lebih lanjut, identitas korban akhirnya berhasil terungkap sebagai warga Desa Wonokoyo.

“Kondisinya memang sangat memprihatinkan, korban mengalami luka fatal di bagian kepala, tangan, dan badan yang terputus. Anggota kami langsung melakukan evakuasi bersama warga dan relawan,” imbuh Kapolsek.

Jasad AA kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk menjalani visum. Polisi masih mendalami motif di balik aksi nekat perempuan muda tersebut dengan memintai keterangan pihak keluarga. (tom/fun)

Editor : Fandi Armanto
#bunuh diri #komuter line #perlintasan ka #polsek beji