BANGIL, Radar Bromo - Insiden memilukan terjadi di jalur Surabaya-Banyuwangi.
Seorang pelajar berinisial IM, 18, warga Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, tewas setelah terlindas truk di perlintasan kereta api Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (4/4) pagi.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.15. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah dibonceng oleh rekannya, DDA, 17, menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi N 5942 DW. Keduanya melaju dari arah timur menuju barat.
Petaka bermula ketika motor yang dikendarai kedua pelajar tersebut, melintasi rel kereta api di pintu lintasan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Kondisi perlintasan yang licin diduga membuat ban motor mengalami selip hingga kehilangan kendali.
Nahas, korban yang berada di posisi boncengan terpental jatuh ke sisi kanan jalan.
Di saat yang bersamaan, sebuah truk bernopol AG 8409 UH yang dikemudikan oleh Windi Akhiriawan, 36, warga Kediri, melintas searah di samping motor korban.
Karena jarak yang terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar hingga akhirnya tubuh korban terlindas roda kendaraan besar tersebut.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia seketika di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya.
"Motor mengalami selip saat melintas rel, menyebabkan penumpang yang dibonceng terjatuh dan seketika terlindas truk yang berjalan searah. Korban dinyatakan meninggal dunia di TKP," jelas Iptu Joko.
Jasad korban segera dievakuasi oleh petugas menuju RSUD Bangil. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami pendarahan hebat pada bagian hidung serta luka robek yang cukup parah di paha kiri dan jari tangan.
Sementara itu, rekan korban yang mengemudikan motor dilaporkan selamat tanpa mengalami luka fisik.
Hingga saat ini, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh pihak kepolisian di Mapolres Pasuruan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan olah TKP guna mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin