Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Pangan Sempat Naik, Pemkab Pasuruan Jamin Stok Aman  

Muhamad Busthomi • Selasa, 3 Maret 2026 | 10:35 WIB

MONITORING: Tim Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan memantau stok dan harga pangan di pasar daerah.
MONITORING: Tim Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan memantau stok dan harga pangan di pasar daerah.

BANGIL, Radar Bromo - Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah, pasokan komoditas pangan di pasaran Kabupaten Pasuruan, dipastikan aman. Meski sempat terjadi fluktuasi harga pada awal puasa, kini tren harga di sejumlah pasar tradisional mulai stabil.

Hal itu terungkap setelah tim Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan monitoring di Pasar Kecamatan Prigen, Wonorejo, dan Tutur. Harga sejumlah komoditas unggulan menurun signifikan.

Harga daging sapi yang sebelumnya menembus Rp 140.000 per kilogram, kini di kisaran Rp 120.000 hingga Rp 130.000 per kilogram. Harga daging ayam ras juga menurun, kini di angka Rp 38.000, setelah sebelumnya mencapai Rp 44.000 per kilogram. Telur ayam ras terpantau anteng di harga Rp 30.000 per kilogram.

Kepala DKP3 Kabupaten Pasuruan Ainur Alfiyah mengatakan, pemantauan lapangan akan terus dilakukan secara intensif guna memberikan rasa tenang bagi masyarakat. Selain memastikan ketersediaan pasokan, pihaknya juga mengawasi distribusinya. Agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu lonjakan harga kembali.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan harga tetap terkendali. Tujuannya, tentu memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan,” ujar Ainur Alfiyah.

Selain memantau harga di tingkat pedagang eceran, timnya juga meninjau aktivitas di sejumlah pasar hewan. Hasilnya, pasokan ternak di Pasar Hewan Wonorejo yang didominasi kambing dan domba, serta Pasar Hewan Sukorejo dan Grati yang didominasi sapi potong, terpantau mencukupi untuk memenuhi permintaan pasar.

Upaya preventif juga diperkuat dengan pengawasan dari Satgas Saber Pelanggaran Pangan, yang telah menyebar nomor hotline darurat di berbagai titik. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik spekulasi harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), serta menjamin mutu dan keamanan bahan pangan yang beredar di masyarakat. (tom/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#ramadan #pasuruan #komoditas #pangan #Aman