Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

BBPJN Mulai Perbaiki Jalan Nasional yang Bolong-bolong di Bangil Pasuruan

Muhamad Busthomi • Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:05 WIB

ATUR ARUS: Petugas kepolisian saat melakukan pengaturan arus. Hal ini mendandai persiapan untuk perbaikan jalan.
ATUR ARUS: Petugas kepolisian saat melakukan pengaturan arus. Hal ini mendandai persiapan untuk perbaikan jalan.

BANGIL, Radar Bromo - Keluhan masyarakat terkait "bopengnya" jalan nasional di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mendapat respons konkret.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) memulai proyek perbaikan jalan berlubang di Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Bangil, Kamis (26/2) malam.

Langkah cepat ini diambil guna meminimalisir risiko kecelakaan dan kemacetan parah yang kerap terjadi akibat pengendara menghindari lubang secara mendadak.

Mengingat lokasi tersebut merupakan urat nadi transportasi jalur nasional Surabaya–Banyuwangi, Satlantas Polres Pasuruan telah menyiapkan skema pengamanan ketat untuk mengawal proses pengerjaan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, mengungkapkan bahwa personel dari Unit Turjawali telah diterjunkan ke lokasi.

Fokus utamanya adalah memastikan keamanan para pekerja di lapangan serta mengatur ritme lalu lintas agar tidak terjadi stagnasi arus.

"Mengingat durasi pengerjaan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan, kami mohon pengertiannya," ujar Arifian.

Proyek perbaikan ini rencananya akan berlangsung secara maraton selama beberapa hari ke depan, mulai 26 Februari hingga 2 Maret 2026.

Skema rekayasa arus telah disiapkan untuk pengerjaan baik di sisi utara maupun sisi selatan jalan.

Berdasarkan hasil survei bersama di lapangan, perbaikan ini akan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama difokuskan pada pengaspalan untuk menutup lubang-lubang yang ada.

Sementara tahap kedua, yakni perbaikan gorong-gorong atau drainase, baru akan digarap setelah hari raya Idul Fitri mendatang untuk menghindari penumpukan arus saat mudik.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh pengendara untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi keamanan bersama hingga proyek ini tuntas," tutup Arifian. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#jalan rusak #jalan nasional #perbaikan jalan #bbpjn