BANGIL, Radar Bromo - Aksi nekat dilakukan SA, 34. Warga Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu terpaksa harus dilarikan ke kantor polisi setelah menjadi sasaran amuk massa.
Pemicunya, pria tersebut diduga melakukan tindak tidak sopan terhadap kepala desanya sendiri, Subandi, Senin (23/2) siang.
Insiden memalukan itu bermula di Kantor Balai Desa Kedungboto. Saat itu, Subandi tengah memimpin rapat koordinasi bersama jajaran perangkat desa.
Tiba-tiba saja, Samsul nyelonong masuk dan menghampiri sang kades.
Bukannya menyampaikan aspirasi, pelaku justru meludahi wajah Subandi di hadapan para stafnya.
Melihat pimpinannya diperlakukan tak sopan, sejumlah perangkat desa beserta anak kandung kades yang berada di lokasi langsung bereaksi untuk melerai.
Situasi yang memanas membuat pelaku sempat mengambil langkah seribu untuk melarikan diri dari kejaran warga yang tersulut emosi.
Pelarian Samsul berakhir saat warga berhasil mencegatnya di jalan raya. Tanpa pikir panjang, massa yang sudah mengepung langsung menghadiahi pelaku dengan bogem mentah.
Beruntung, personel kepolisian segera tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk meredam aksi pengeroyokan tersebut dan mengamankan pelaku dari luka yang lebih parah.
Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukiyanto menegaskan bahwa saat ini polisi masih melakukan pendalaman materi untuk mengungkap motif di balik tindakan pelaku.
Sementara SA saat ini menjalani perawatan di RS Pusdik Bhayangkara lantaran luka akibat amukan massa.
"Masih kami periksa secara intensif untuk mengetahui duduk perkaranya," singkatnya. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi