BANGIL, Radar Bromo - Ibarat pepatah menyapu dengan sapu yang bersih, Polres Pasuruan benar-benar serius menegakkan kedisiplinan di internalnya.
Di tengah masifnya Operasi Keselamatan Semeru 2026 untuk masyarakat, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) justru balik badan “menyikat” kendaraan dan kelengkapan anggotanya sendiri.
Puluhan personel Polres Pasuruan menjalani Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin).
Sasaran utamanya adalah pemeriksaan kendaraan bermotor (Riksa Ranmor) serta mitigasi pelanggaran bagi Personel Non-PNS Polri (PNPP).
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif agar anggota Polri tidak hanya jago menindak warga, tapi juga tertib secara pribadi.
“Ops Gaktibplin dan mitigasi ini bukan semata-mata mencari kesalahan anggota. Ini pengawasan internal agar personel tetap disiplin dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Tim Propam menyisir satu per satu kendaraan dinas maupun pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Tak ada pengecualian.
Petugas memeriksa surat-surat administratif seperti SIM, STNK, hingga KTA. Tak hanya itu, kelengkapan fisik kendaraan seperti spion, pelat nomor sesuai spektek, hingga penggunaan knalpot brong juga dipelototi.
Harto menambahkan, kedisiplinan internal adalah harga mati untuk membangun kepercayaan publik.
Menurutnya, bagaimana polisi bisa menertibkan masyarakat jika di dalam rumah sendiri masih ada yang melanggar.
“Personel Polri harus presisi dan berintegritas. Jika di internal sudah tertib, masyarakat akan lebih segan dan percaya kepada institusi kami,” imbuhnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin